Lulusan Akbid Babel Diingatkan Agar Lebih Berperan Turunkan AKI dan AKB

  • Whatsapp

wiw_9532_resized wiw_9556_resized-2

KABARBANGKA.COM — Target pencapaian Millennium Development Goals (MDGs) Tahun 2015 dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) menjadi prioritas utama dalam pembangunan kesehatan di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Prioritas pembangunan kesehatan tersebut selaras dengan salah satu Misi Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang menjamin dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat secara merata.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dalam arahannya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung drg. Mulyono Susanto, MHSM, saat memberikan sambutan pada acara Wisuda Ahli Madya Akademi Kebidanan Bangka Belitung (Akbid Babel) Angkatan VII Tahun 2016 di Hotel Aksi, Sabtu (01/9).

“Peranan bidan sangatlah penting sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan ibu dan anak, “ ujarnya.

Untuk itu, Mulyono pada kesempatan itu menghimbau agar para bidan yang diwisuda dapat menggerakkan peran serta masyarakat dalam rangka mewujudkan kesehatan ibu dan anak.

“Pemprov Babel, melalui Dinas Kesehatan telah menempatkan tenaga kesehatan, khususnya bidan hampir di seluruh pelosok desa dan penempatannya didukung penuh dengan sarana dan prasaranan pelayanan kesehatan yang hampir tiap tahun diupayakan meningkat, “ungkap Mulyono.

Ahli Madya Kebidanan Akbid Babel Angkatan VII Tahun 2016 yang telah dididik selama tiga tahun, Menurut Mulyono dengan modal sosial, intelektual dan kultural, diharapkan agar dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuannya untuk kepentingan kemanusiaan yang lebih luas.

Diakhir sambutan Gubernur, Mulyono meminta, Akbid Babel dapat terus meningkatkan kualitasnya, sehingga mampu bersaing secara nasional maupun internasional menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asian.

Sementara itu, Direktur Akbid Babel, Lili Noviati, SsiT dalam Laporannya mengatakan, Akbid Babel sampai dengan tahun ini telah mencetak sedikitnya 500 bidan dari tujuh angkatan sejak berdirinya, lulusan yang telah tersebar di berbagai daerah dan institusi kesehatan ditambah 37 orang Ahli Madya Kebidanan angkatan ke tujuh yang pada hari ini diwisuda.

Dikatakan Lili, dari ke 37 Ahli Madya Kebidanan yang diwisuda, Gira Menzi memperoleh Indeks Prestasi (IP) tertinggi 3,62 dan disusul Florica Amanda dengan IP 3,60 serta di posisi ketiga Frisdia Rosalina Permai dengan IP 3,49.

Acara yang berlangsung lancar dan hikmat ini dihadiri oleh Koordinator Kopertis Wilayah II, Prof. Slamet Widodo, Penasehat Yayasan Akbid Bangka Belitung, dr Sri Hardono, Ketua IBI Kepulauan Bangka Belitung, Dra. Kamandita, Am.Keb, Para Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Pimpinan Instansi Kesehatan serta para orang tua dan sanak famili para Wisudawati. (LULUS/humasprobabel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan