MANTAN KOMISARIS UTAMA BSB DIPERIKSA KEJATI BABEL

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung, hingga kini masih terus mendalami perkara dugaan korupsi Penyertaan Modal Pemerintah Daerah di PT Bank Sumsel Babel (BSB), guna menyeret para pelakunya.

Bacaan Lainnya

Belum lama, kabarnya giliran Mantan Komisaris Bank Sumsel Babel (BSB) Iskandar Zulkarnain, yang didudukan sebagai terperiksa oleh penyidik Pidsus Kejati Babel.

Dari pantauan saat itu, terlihat penyidik melakukan pemeriksaan terhadap Mantan Komisaris Utama BSB ini di salah satu ruang gedung Pidsus Kejati Babel yang berlangsung dari pagi hingga sore hari.

Disinyalir pemeriksaan Iskandar Zulkarnain ini terkait kasus perkara korupsi penyertaan modal pemerintah daerah provinsi Bangka Belitung di BSB. Iskandar merupakan Komisaris Bank Sumsel Babel selama 11 tahun yakni dari priode 2001 – 2012.

Tidak hanya Iskandar yang diperiksa, termasuk juga seorang pejabat BSB yakni Mt (mantan Direktur Kepatuhan BSB periode 2010-2013, dan saat ini masih menjabat sebagai Direktur Operasional BSB sejak periode 2013 hingga sekarang, pada hari yang sama juga nampak dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Pidsus Kejati Babel.

Sayangnya, Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung, Patris Yusrian SH.MH, saat dikonfirmasi via WA pada Jumat (10/03/2017) siang enggan memberikan tanggapan terkait kabar pemeriksaan tersebut.

“Waalkmslm wrwb, sy belum cek ke tim dik”, tulisnya.

Demikian juga halnya, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Bangka Belitung Roy Arland SH, hingga berita ini dirilis belum memberikan penjelasan terkait pemeriksaan tersebut.

Diketahui sebelumnya, pihak penyidik Pidsus Kejati Babel sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa pejabat aktif dan mantan pejabat PT Bank Sumsel Babel (BSB), namun baru mantan Dirut BSB, Asfan Fikri yang ditetapkan sebagai tersangka. (Rml)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan