Masyarakat Jeriji Resah, Oknum Desa Bermain Mata Menjual Hutan Desa

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM – Toboali

 

Bacaan Lainnya

Akhir – akhir ini dari teras ke teras rumah di kampung Jeriji, Kecamatan Toboali, ramai diperbincangkan mengenai masalah hutan, yang dimana saat ini sumber utama mata pencaharian jeriji Mengambil junjung untuk lada sebagai untuk memenuhi kebutuhan makan sehari, karena harga karet murah kami bertahan hidup dengan mengambil kayu junjung lada ujar Daw.

Saat ini sebagian wilayah hutan dan area kami mengambil junjung sudah mulai dikeliling bandar PC, ada oknum yang bermain menjual lahan tersebut, lahan yang dijual masyarakat sekitar dan sisanya dijual sendiri oleh oknum tersebut ujarnya, Melalui Ketua BPD Mimik Sugiarto pada Jum’at, 8 Juli 2016 Ketua BPD sempat Berang sewaktu mengumumkan penjualan lahan tersebut dimasjid nurul huda desa jeriji,

Ketua BPD tidak mempermasalahkan masyarakat menjual kelekak Karet, asalkan lahan yang tidak memiliki tanam tumbuh tidak boleh dijual, itu milik desa dan masyarkat desa jeriji umumnya, mimik menegaskan, siapa yang menjual lahan desa akan berurusan dengan aparat penegak hukum, kami sudah melalukan konsultasi ke berapa pihak, kami akan menuntut ganti rugi atas sebagian lahan yang sudah di gali bandarnya, mana izinnya ujarnya dengan nanda tinggi,

Secara terpisah kami menemui tokoh masyarkat, pemuda dan para sesepuh siap melakukan upayah apapun untuk mempertahan hutan desa, kemana anak cucu kami nak bekebon kalo utan ujan lah dijual semua ujarnya, yang tidak mau disebut namanya, Kasus penjualan lahan masih terus di telusuri dan dicek sampai ada titik temu, yang terlibat akan segera ditidak ( TIM )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan