Masyarakat Keluhkan Proyek Galian Kabel FO

  • Whatsapp

20160818_100014

KABARBANGKA.COM – Merawang

Bacaan Lainnya

Proyek galian kabel FO yang dikerjakan di sepanjang jalan Sungailiat-Selindung mendapat sorotan dari berbagai kalangan. Lantaran pengerjaannya dianggap cukup membahayakan pengendara yang melintasi jalan tersebut. Setiap pengendara harus ekstra hati-hati, karena banyak tumpukan matrial tanah merah di pinggir jalan.

“Pengendara sebaiknya harus lebih berhati-hati,dikarenakan banyak tumpukan tanah merah di pinggir jalan,sepertinya pekerja tidak memperhatikan kebersihan matrial tanah yang berserakan,” kata Herman, salah seorang wartawan yang hampir mengalami kecelakaan saat melintas jalan depan masjid Baturusa, ketika berusaha mengelak tumpukan tanah bekas galian proyek kabel FO, Kamis (18/08/2016) petang.

Menurutnya, proyek pengerjaan galian kabel FO tersebut, seharusnya pihak kontraktornya lebih mengedepankan keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.

“Jengkel juga dengan kontraktor proyek pengerjaan seperti ini, jalan sudah bersih diaspal, sudah lebar tak taunya digali lagi! kan jadi kotor dan jelek, ya? Kalau sudah digali, seharusnya bisa diratakan lagi tanah bekas galiannya. Ini malah tanahnya dibiarkan begitu saja, bahkan ada yang sampai di bahu jalan, pihak kontraktor seperti tidak menghiraukan keselamatan pengguna jalan yang sedang melintas. Malah terus melakukan penggalian,” kesalnya.

Hal senada diungkapkan Bahri, salah seorang warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi galian. Bahri mengatakan, penggalian tersebut terkesan asal-asalan, sebab lubang itu tidak ditimbun kembali dan gundukan tanah di sekitar galian sering mengancam keselamatan pengguna jalan. Bahri berharap agar pihak rekanan secepatnya menimbun lubang galian tersebut dan memberi tanda pada galian atau lubang yang digali.

Pantauan media ini, Jumat (19/08/2016), masih terlihat gundukan tanah bekas galian disepanjang jalan dari Sungailiat hingga Selindung (Pangkalpinang), juga lubang -lubang galian yang setiap saat bisa membahayakan. Proyek yang diduga menelan anggaran miliaran rupiah tersebut tidak memakai plang proyek dan pada sebagian galian tidak dipasang tanda.

Sementara itu, salah seorang pekerja mengatakan, pihaknya mengerjakan penggalian di lokasi bukan sekaligus penanggung jawab.

“Saya hanya pekerja saja, proyek ini proyek kabel milik PT Indosat. Kalau keluhan atau ketidaknyamanan lingkungan, bukan menjadi bagian kerja saya, tapi ada korlapnya,” kata pekerja saat ditemui di lokasi seraya menyarankan untuk menghubungi kordinator lapangan bernama Udin.

Sayangnya, kordinator lapangan yang dikenal dengan panggilan Udin, hingga berita ini diturunkan tidak bersedia untuk memberikan penjelasan, meskipun wartawan media ini sudah berusaha mengkonfirmasi via ponselnya. (Romli)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan