Maya, Ratu Somadril Dari Sungailiat

  • Whatsapp

 

KABARBANGKA.COM — Tersangka pengedar Pil Somadryl, Endang alias Maya ( 33 ), janda tiga anak  asal Sungailiat dan tinggal di Perumnas Desa Tempilang, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, mengaku menjadi pengedar Somadril karena faktor kesulitan ekonomi.

Bacaan Lainnya

Dia mengatakan, obat terlarang tersebut didapatnya dari seseorang yang bernama Dewi.

Wanita cantik yang ditangkap Unit Reskrim Polsek Tempilang pada Senin ( 21/8/17 ) itu mengatakan, dirinya tidak hanya menjual, tapi dia juga ikut mengkonsumsi pil Somadryl Compasitum tersebut.

” Makainya tidak dicampur apa – apa, hanya ditelan dengan minuman bergas ( soda ),” kata Maya saat ditanyai Kapolres Bangka Barat AKBP Hendro Kusmayadi bersama media, saat konferensi pers di Gedung Catur Prasetya Mapolres Bangka Barat, Selasa (19/9/17).

Janda yang bekerja di warung minuman itu menambahkan, dia merasa lebih santai dan merasa tenang usai mengkonsumsi Somadril.

“Lebih santai dan bawaan tenang Pak. Saya udah memakai Somadril kurang lebih satu tahun,” akunya.

Maya mengungkapkan, dari menjual   per strip Somadril dia mendapatkan keuntungan Rp 35.000. Dia  membeli Somadril dari Dewi seharga Rp 75.000 dan dijual lagi seharga Rp 110.000 perstrip

Sebelumnya, wanita berkulit putih ini pernah terlibat kasus narkoba jenis  Extacy atau Inex tahun 2000 lalu, dan pernah mendekam di hotel prodeo selama dua tahun.

“Saya sudah pernah dipenjara selama dua tahun karena kasus Inex tahun 2000 di Sungailiat,” ujar dia.

Maya menyadari, ancaman hukuman yang menantinya adalah penjara selama  15 tahun. Dia mengaku menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya menggeluti dunia narkoba.

Dari Maya, polisi berhasil menyita 13 keping (strip) pil Somadril Compasitum yang berisi 130 butir. (SK)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan