MEMBANDEL, TUJUH PENAMBANG ILEGAL DIAMANKAN

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Tim Opsnal Satreskrim Polres Bangka, mengamankan dua unit TI Rajuk yang sedang beroperasi di Daerah Padang Siput Kelurahan Air Jukung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka. Polisi juga mengamankan lima orang pekerja tambang dan dua orang pemilik Ponton, An (38 tahun) warga Simpang Lumut, dan Wa (42 tahun) warga Jl. Enggano 1 Air Ruay, Sungai Liat.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan hasil pemeriksaan, para penambang mengaku menambangan tanpa dilengkapi IUP dan lokasi penambangan tersebut berada dalam Kawasan Hutan Lindung.

Sebelum diamankan, para penambang ilegal tersebut sudah diberikan himbauan untuk membongkar ponton TI miliknya dalam waktu tiga hari. Lantaran masih tetap membandel, Senin (10/04/2017) anggota Satreskrim yang dipimpin oleh Kanit Opsnal dan Kanit Tipiter mendatangi TKP untuk melakukan tindakan tegas. Tiba di TKP, ditemukan dua ponton TI Rajuk yang sedang beroperasi. oleh karena itu, ketujuh orang tersebut dibawa ke Mako Polres Bangka untuk dilakukan pemeriksaan.

Barang bukti yang diamankan 2 unit mesin Sanghai + 1 Gear Box, 2 unit mesin Domfeng + 1 unit pompa tanah, 2 unit mesin Wujin + 1 unit pompa air, 3 ulas selang ulir, dan 1 batang Stick Rajuk Besi.

Sementara ini, kedua pemilik ponton TI Rajuk telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan di Polres Bangka. (Humas Polres Bangka)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan