“MENANTANG” PANASNYA SINAR MATAHARI

  • Whatsapp

Dengan caping dikepalanya, teriknya panas matahari siang ini tak dihiruakannya. Suwarni (46), warga Perumahan Taman Pesona Bangka, setiap hari menantang panasnya matahari untuk berjualan Degan (Kelapa Muda).

Bacaan Lainnya

Sejak setahun lalu, tepatnya bulan puasa tahun 2016 kemarin, saban hari nenek satu cucu asal Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah ini, dengan sabar menunggu pembeli yang ingin menikmati Degan, didepan pintu masuk perumahan tersebut. Lokasinya berjualan di Jalur Dua Jalan A. Yani Sungailiat, tepatnya diseberang Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka.

Dia tidak kesulitan mendapatkan Degan, karena setiap hari diantar seorang kenalannya yang berasal dari madura. Suwarni membeli Degan dari kenalannya itu seharga Rp 6.000/butir, kemudian dijual lagi Rp 10.000/butir.

Suwarni bersyukur, karena dari hasil jualan Degan ini, cukup untuk membiayai kebutuhan keluarganya.

“Kalau pas rame bisa laku 50 butir, kadang pas sepi cuma laku 10-15 butir, pernah juga cuma laku 1 butir” ungkapnya seraya mengupas 2 butir Degan pesanan ku, Senin (01/05/2017) siang.

Berjualan Degan sangat tergantung dengan kondisi cuaca. Bila cuaca hujan, Suwarni terpaksa tidak berjualan.

“Tergantung cuaca, lah! Kalau hujan, ya, ndak jualan” tutupnya. (ROMLAN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan