Mjd TAHANAN RUMAH

  • Whatsapp

akp-andi-purwanto

KABARBANGKA.COM — TimPenyidik Sat Reskrim Polres Bangka, telah menetapkan Mjd alias At (43), warga Perumahan Graha Loka Pangkalpinang, sebagai tersangka dalam kasus Laka Tambang di Dusun Bedukang, Desa Deniang, Kecamatan Riau Silip, Sabtu (01/10/2016) lalu.

Bacaan Lainnya

Kabar tersebut disampaikan Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana, melalui Kasat Reskrim AKP Andi Purwanto diruang kerjanya, Kamis (06/10/2016) pagi.

“Tersangkanya Mjd, selaku pemilik tambang, sementara statusnya Tahanan Rumah. Dia dikenakan Pasal 158 UURI Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara, atau Pasal 89 UURI Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Perubahan Atas UURI Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan, Juncto Pasal 359 KUHP” urai AKP Andi Purwanto, didampingi Kabag Ops KOMPOL Ridwan M. Raja Dewa.

Ditambahkan AKP Andi Purwanto, pihaknya juga sudah mengamankan mesin dan peralatan tambang milik Mjd, sebagai barang bukti dalam perkara tersebut.

“BB yang diamankan, ada mesin dan peralatan tambang milik tersangka” imbuhnya.

Dengan ditetapkannya Mjd (pemilik tambang) sebagai tersangka, menunjukkan bahwa polisi serius menindaklanjuti dan menangani perkara Laka Tambang tersebut.

Diwartakan sebelumnya, Ahoi (38), warga Jalan Semujur, Desa Air Ruay, Kecamatan Sungailiat, dikabarkan tewas tertimbun longsoran tanah dilokasi tambang milik Mjd alias At, Sabtu (01/10/2016) sekira pukul 12.10 WIB siang. Jasad Ahoi baru ditemukan sekira pukul 16.45 WIB petang, dalam kondisi sudah tak bernyawa.

Informasi yang diterima wartawan, bahwa tambang milik Mjd alias At tersebut diduga ilegal, lantaran menambang tanpa ijin dari pejabat yang berwenang, dilokasi yang diduga termasuk dalam Kawasan Hutan. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan