Ngebut, Avanza Oleng Hantam Carry

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM, BANGKA — Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP /A-/VI/2018/Polda BABEL/Res Bangka/Sat Lantas tertanggal 28 Juni 2018, kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan raya antara Desa Petaling dengan Desa Rukam, Kecamatan Mendo Barat, tepatnya ditikungan depan kebun sawit Akwet, Kamis (28/06/2018) pagi.

Bacaan Lainnya

Laka Lantas itu melibatkan mobil Toyota Avanza Nopol B 149 ELA yang dikemudikan Johan (39), warga Desa Penagan, dengan mobil Suzuki Carry Pick Up warna biru NopolĀ  BN 9571 DK yang dikemudikan Lendi (28), warga Sungailiat.

Menurut Kapolres Bangka AKBP M. Budi Ariyanto, melalui Kasat Lantas AKP Febri yang menjelaskan kronologis kejadian, awalnya mobil Carry Pick Up yang dikemudikan Lendi melaju dari arah Desa Petaling menuju arah Desa Rukam, sedangkan mobil Toyota Avanza B 149 ELA yang dikemudikan Johan melaju dari arah berlawanan (Rukam – Petaling).

Diduga Johan memacu mobilnya dengan kecepataan tinggi. Ketika tiba di tikungan depan kebun sawit Akwet, kondisi jalan yang licin karena air hujan menyebabkan roda depan selip kearah kanan, sehingga mobil Avanza itu hilang kendali dan laju mobil jadi oleng. Sementara dari arah berlawanan melaju mobil carry pick up masih berada dilajurnya. Dikarenakan jarak yang sudah dekat, Lendi tidak bisa lagi menghindar, sehingga bagian depan mobilnya menabrak bagian samping kiri pintu depan dan belakang mobil Avanza, yang terbawa ke sisi kiri arah ke Desa Rukam.

Akibat tabrakan tersebut, Lendi (pengemudi Carry Pick Up warna biru) mengalami patah tulang paha. Johan (sopir Avanza) mengalami luka robek di kening. Erni (28) warga Desa Rebo mengalami luka robek ditangan, dan patah tulang kaki. Anggi (12) warga Desa Penagan, mengalami patah tulang paha (dirawat jalan pulang kerumah). Zoya (12) warga Desa Penagan, mengalami memar di bagian perut. Seluruh korban yang terluka para dibawa ke RS BHAKTI WARA, Pangkalpinang.

Meski tidak ada korban jiwa, tapi kerugian akibat kerusakan kedua mobil tersebut mencapai belasan juta rupiah. Pada peristiwa tersebut, Penyidik Unit Laka Satlantas Polres Bangka menetapkan Johan (sopir Toyota Avanza) sebagai tersangka. Johan dijerat Pasal 310 Ayat 3 dan 4 UURI Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Llintas Dan Angkutan Jalan. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan