Orang Kerasukan Buka Kedok Dukun Santet Dan Cabul

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Puluhan warga Desa Kayu Besi, Kecamatan Puding Besar, bersama Kades setempat dan angota Polsek Puding, mendatangi rumah kediaman Mw (53), seorang pedagang yang tinggal di RT V Kompleks Transmigrasi Desa Kayu Besi, Minggu (03/09/2017) sekira pukul 22.45 WIB. Mw diamankan warga dan polisi, lantaran diduga sebagai Dukun Santet dan Dukun Cabul.

Bacaan Lainnya

Kejadian bermula pada hari Selasa (29/08/2017) sekitar pukul 20.00 WIB, korban dan suaminya datang ke rumah pelaku di Desa Kayu Besi untuk berobat secara Spritual atas penyakit yang di deritanya, karena korban memang telah beberapa kali melakukan pengobatan tersebut. Tiba di rumah pelaku, korban langsung diajak ke tempat kamar praktek pengobatan, sedangkan suami korban menunggu di ruang TV. Saat menjalani proses pengobatan itulah, diduga pelaku mencabuli korban.

“Kalau penyakitmu mau sembuh total, maka godam saya harus masuk ke dalam tubuh kamu, jika tidak mau penyakitmu tidak akan sembuh dan akan menyerang balik kepada keluarga,” ungkap korban kepada polisi, menirukan perkataan pelaku ketika berada diruang pengobatan.

Korban pun mengikuti apa yang dikatakan pelaku tersebut, bahkan ketika pelaku menyuruh korban menggunakan mukena tanpa pakaian dalam, dan kemudian pelaku dengan leluasa melakukan perbuatan tidak senonoh itu kepada korban.

Tidak hanya mencabuli korban, dan pelaku juga diduga sempat mengancam korban agar tidak menceritakan kejadian memalukan itu kepada siapapun.

“Jangan bilang kepada siapapun! Apabila sampai ada yang tau, maka kehidupan kamu tidak selamat,” terang korban, masih menirukan perkataan pelaku.

Namun kejadian itu akhirnya terungkap jua. Hal ini berawal dari saat proses pengobatan salah satu warga an. To (perempuan). Dimana dalam perbincangan pada saat kerasukan, To menyampaikan bahwa Mw yang telah melakukan perbuatan santet terhadap dirinya.

Selanjutnya sekira pukul 22.45 WIB, suami korban an. Uy memangil Kades dan berembuk, yang diikuti warga untuk mendatangi rumah Mw. Warga juga menghubungi anggota Polsek Puding Besar meminta untuk mendampingi.

Ketika didatangi warga, awalnya Mw tidak mau keluar. Tapi setelah digedor warga dan dibujuk Kades Kayu Besi, akhirnya Mw mau membuka pintu dan langsung diamankan anggota Polsek Puding Besar, beserta istri dan tiga orang anaknya. Meraka dibawa menggunakan mobil Patroli ke Mako Polsek Puding Besar.

Setelah diamankan di Polres Bangka, Mw (pelaku) dilaporkan oleh Za (28), seorang perempuan warga Desa Jada Bahrin, Kecamatan Merawang, karena telah melakukan pencabulan terhadap korban. Hal itu diketahui berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B-982/IX/2017/Babel/Res Bangka, Tanggal 04 September 2017 tentang dugaan Pencabulan dengan modus Dukun Pengobatan ( Dukun Cabul ).

Barang – bukti yang diamankan diantaranya, satu lembar kain hordeng warna hijau, satu helai baju tangan panjang, satu buah Sarung, satu buah ambal merah, satu buah keris kuning, empat buah Kemenyan, dan bunga.

Saat ini pelaku telah diamankan di Polres Bangka untuk keperluan proses hukum selanjutnya. Selain itu, dilakukan pendalaman lebih lanjut, antisipasi adanya korban-korban lainnya. (Humas Polres Bangka)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan