Panwas Dan Gakkumdu Sudah Proses Temuan Panwascam Riau Silip, Ini Hasilnya!

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM, BANGKA — Masa 7 hari kerja sejak Panwascam Riau Silip mengamankan terduga pelaku pelanggaran zona waktu kampanye, yang dilakukan oleh sejumlah oknum yang mengatasnamakan salah satu Paslon peserta Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Bangka 2018 sudah berlalu. Ketua Panwaslu Kabupaten Bangka, Corry Ihsan S.AP, memastikan pihaknya bersama Sentra Gakkumdu sudah memproses temuan tersebut.

Bacaan Lainnya

Corry Ihsan menjelaskan, memang ada dugaan pelanggaran aturan Pemilu, namun belum bisa dinaikkan ke tahap berikutnya. Pemberitahuan Tentang Status Laporan / Temuan tersebut sudah diumumkan secara terbuka di Kantor Panwaslu Kabupaten Bangka.

Berdasarkan hasil penelitian dan pemeriksaan terhadap temuan yang masuk dan hasil kajian Panwaslu Kabupaten Bangka, maka diberitahukan status temuan tersebut sebagai berikut :

1. Unsur – unsur sudah masuk sebagian, akan tetapi dengan sengaja masih sumir dan sulit pembuktiannya. Karena yang menyebarkan bukan pemilih, dan tujuannya mendapatkan upah.

2. Pembuktian unsur kampanye belum terpenuhi (Pasal 187 ayat 1 UU Nomor 10 Tahun 2016).

3. Rata – rata yang menyebarkan adalah mahasiswa dan buruh harian yang tidak terdaftar dalan Daftar Pemilih, dan bukan merupakan Tim Pemenangan Paslon, Relawan, atau pihak lain yang terdaftar di KPU Kabupaten Bangka pada Pilkada Tahun 2018.

“Sebenarnya hasil klarifikasinya itu sudah ada sejak hari Kamis tanggal 14 Juni 2018. Nah, berdasarkan hasil penelitian dan pemeriksaan terhadap temuan yang masuk dan hasil kajian Panwaslu Kabupaten Bangka bersama Sentra Gakkumdu, maka diputuskan bahwa temuan itu belum bisa dinaikkan ke tahap selanjutnya,” ungkap Corry Ihsan via ponselnya, Senin (18/06/2018) petang.

Ia memastikan pihaknya akan tetap memproses laporan yang masuk, bersama kepolisian dan kejaksaan yang tergabung dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

“Setiap ada laporan masuk pasti kami proses bersama Sentra Gakkumdu, yang terdiri dari Panwas Kabupaten Bangka, penyidik dari Polres Bangka, dan dari Kejari Bangka. Tapi kalau unsur – unsurnya masih lemah, ya, tidak bisa kami paksakan juga kasusnya untuk diproses lanjut,” jelasnya.

Coory Ihsan mempersilahkan untuk melihat Pemberitahuan Tentang Status Laporan / Temuan tersebut, yang ditempel di Kantor Panwaslu Kabupaten Bangka.

“Silahkan, hasilnya bisa dilihat di Kantor Panwas. Itu memang untuk diumumkan,” tutupnya. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan