Panwascam Riau Silip Amankan Tim Relawan Paslon

  • Whatsapp
  • Diduga Langgar Zona Jadwal Kampanye

KABARBANGKA.COM, BANGKA — Sejumlah orang yang mengatasnamakan Tim Relawan Paslon peserta Pilkada Bupati Dan Wakil Bupati Bangka, dikabarkan terkena Operasi Tangkap Tangan oleh Panwascam Riau SIlip, Minggu (10/06/2018) siang.

Bacaan Lainnya

Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Riau Silip, Kusni, membenarkan pihaknya mengamankan Mobil Toyota Avanza Nopol B 1920 *** warna silver di Desa Silip dan Desa Riau, Kecamatan Riau Silip.

Sejumlah barang – barang seperti kain sarung, mukenah, dan kalender yang bergambar partai dan Paslon tertentu diamankan. Barang – barang tersebut diduga akan dibagikan kepada masyarakat. Sejumlah orang yang berada di dalam mobil Avanza tersebut turut diamankan, dan digiring ke Sekretariat Panwascam Riau Silip untuk dilakukan klasifikasi.

“Sebenarnya itu bukan OTT, tapi temuan kami waktu patroli. Memang ada kami amankan Tim Relawan dari Paslon Nomor Urut 2, di Desa Silip dan Desa Riau, sekitar jam 12.30 WIB. Tapi kami minta klarifikasi pada sorenya,” ungkap Kusni via ponselnya, Senin (11/06/2018) pagi.

Kusni juga membenarkan, barang – barang yang dibawa dan diamankan itu ada mukenah, kain sarung dan kalender yang ada gambar partai dan gambar Paslon tertentu. Ia juga membenarkan ciri – ciri mobil yang diamankan tersebut.

“Memang benar, itulah isinya. Mukenah, kain sarung, ada kalender juga. Mobilnya juga benar, mobil Avanza silver,” jelasnya.

Disinggung pasal apa yang diduga dilanggar? Menurut Kusni, dari hasil klarifikasi awal, kuat dugaan terjadi pelanggaran Pasal 187 ayat 1 UU Pemilu.

“Dari hasil klarifikasi awal, diduga kuat melanggar jadwal atau zona kampanye, Pasal 187 ayat 1 UU Pemilu, yaitu dugaan kampanye diluar zona jadwal kampanye. Tapi itu baru dugaan, ya? Belum tentu terbukti,” terang Kusni.

Menurutnya, hari Minggu tanggal 10 Juni 2018 merupakan giliran Paslon Nomor Urut 3 yang berkampanye di wilayah tersebut. Sementara giliran Paslon Nomor Urut 2 sudah sehari sebelumnya, yaitu haru Sabtu tanggal 09 Juni 2018.

“Sebenarnya, masalahnya hanya zona atau giliran kampanye saja. Jadi sesuai jadwal, kemarin itu giliran Paslon Nomor Urut 3 yang kampanye disini, bukan Paslon Nomor Urut 2. Jadwal mereka sehari sebelumnya, tanggal 09 Juni,” jelasnya lagi.

Kusni menjelaskan, pihaknya hanya mengamankan dan klarifikasi awal saja. Temuan tersebut akan dilimpahkan ke Panwas Kabupaten Bangka, untuk diproses lebih lanjut.

“Hari ini berkasnya akan kami limpahkan ke Panwas Kabupaten, biar nanti Panwaskab dan Gakkumdu yang menentukan. Apakah itu hanya pelanggaran atau termasuk pidana pemilu?” tukasnya. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan