Pejabat Kejari Pangkalpinang Menghindari Wartawan?

  • Whatsapp

Bacaan Lainnya

KABARBANGKA.COM — Peran dan fungsi pers yang ada dalam UU No.40 Tahun 1999, salah satunya adalah Fungsi Kontrol Sosial.

Dan didalamnya terdapat unsur-unsur sebagai berikut: Pertama, Social particiption yaitu keikutsertaan rakyat dalam pemerintahan. Yang kedua, Socila responsibility yaitu pertanggungjawaban pemerintah terhadap rakyat. Dan terakhir, Socila support yaitu dukungan rakyat terhadap pemerintah.

Namun banyak pejabat pemerintahan daerah yang lalai dan anggap enteng dengan ketiga fungsi tersebut.

Bisa dicontohkan disini adalah, Kasie Pidsus Kejari Pangkalpinang. Dalam menghadapi peran pers tadi. Disinyalir, Kasie Pidsus malah terkesan main petak umpet atau menghindari pertanyaan wartawan.

Menurut salah satu petugas jaga yang ada di front office Kantor Kejari Pangkalpinang, pada pukul 10.39 Wib tadi, Pejabat tersebut sedang menerima tamu dari Kejati Bangka Belitung. Dan seperti biasa kabarbangka.com menunggu di tempat yang disediakan.

Setelah menunggu hampir 1 jam, kabarbangka.com berinisiatif menanyakan jadwal bertemu dengan Pejabat tadi. Tapi malah dijawab, bahwa Pejabat tadi sudah keluar kantor.

” Iya sudah keluar tadi pak, setelah rombongan Kejati pulang, tidak lama beliau langsung turun dan langsung pergi keluar kantor,” ucap sumber, Senin, 03/06/2017.

Perlu diketahui bersama, bahwa kedatangan kabarbangka.com adalah untuk menanyakan perkembangan kasus dugaan Korupsi pada Perumahan Kemang Permata yang berlokasi di Tuatunu. Yang pada pertemuan dengan Pejabat tadi di salah satu cafe di Pangkalpinang, pada medio Januari 2017.

Sempat menyebutkan adanya beberapa Calon Tersangka. Dan akan ada pemanggilan para Calon Tersangka tersebut. Namun sampai saat ini kasus tersebut, seperti menguap begitu saja.

Dan berita tersebut dilansir sebelumnya di kabarbangka.com via link: http://kabarbangka.com/2016/12/sampai-kiamat-kami-gak-dapat-kejelasan/

Sampai berita ini dipublish, kabarbangka.com masih mengupayakan konfirmasi, soal kejanggalan perilaku Pejabat Publik tadi. Namun belum diperoleh tanggapan. (LH)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan