Pekerja TI Rambat Diberi Peringatan Keras

  • Whatsapp

img_20160916_143912 img_20160916_143919

KABARBANGKA.COM — Penambang timah yang menggunakan TI Rajuk, yang beroperasi secara ilegal di Kawasan HL Rambat, dihentikan oleh Tim Gabungan, yang terdiri dari personil Polres Babar, Satpol PP Kabupaten Babar, Dinas Kehutanan dan Koramil Muntok, Jum’at (16/09/2016) petang.

Bacaan Lainnya

Tidak hanya itu, penambang juga diberi ‘Peringatan Keras’, agar tidak lagi menambang timah dikawasan terlarang tersebut.

Pekerja TI Rajuk yang beraktifitas di Kawasan Hutan Mangrove Dusun Rambat, Desa Mayang, Kecamatan Simpang Teritip, kaget saat didatangi Tim Gabungan.

Sebelum berangkat tim gabungan menggelar apel bersama di halaman Mapolres Bangka Barat. Tim gabungan yang terdiri dari dari Sat Sabhara Polres Bangka Barat dipimpin AKP David Charly, anggota TNI yang diwakili Wadanramil 07 Muntok Kapten (Inf) Agus Suhendri beserta anggota, anggota Sat Pol PP serta Dinas Kehutanan Kabupaten Babar.

Tim gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB dan menemukan adanya 100-an unit Ponton TI Rajuk yang sedang beroperasi. Ratusan pekerja yang berada di lokasi pun kaget, dan tidak bisa menghindar lagi. Kepada petugas, para penambang itu mengaku sudah sekitar 5 bulan menambang timah dilokasi tersebut.

Oleh petugas, para pekerja tambang pun diberd batas waktu untuk segera menghentikan aktifitas penambangan. Jika masih ditemukan adanya aktifitas penambangan maka akan ditintak tegas. (Humas Polres Babar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan