Pelarian AR Berakhir Setelah Buron Tujuh Bulan

  • Whatsapp

BANGKA — Setelah tujuh bulan kasus pencurian dan pemberatan yang menimpa KIP Makasar milik PT Timah berhasil diungkap oleh unit Reskrim Polsek Belinyu, dengan menangkap AR alias Ad warga Desa Riau, Kecamatan Riau Silip, Senin (11/05/20) malam.

AR diduga telah melakukan tindak pidana pencurian dengan menggondol kabel tembaga milik KIP Makasar sebanyak 67 kg, pada Oktober tahun lalu. Dalam melakukan aksinya AR tak sendiri, dia bersama tiga rekannya yang sudah terlebih dahulu ditangkap, dan sekarang sedang menjalani masa hukuman di Lapas Bukit Semut Sungailiat.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / B – 509 / X / TUK.7.2.4 / 2019 / Babel / Res Bangka / Polsek Belinyu / SPK, Tanggal 16 Oktober 2019, serta Daftar Pencarian Orang Nomor : DPO / 21 / X / RES.1.8 / 2019 tanggal 17 Oktober 2019

Kapolsek Belinyu AKP Ricky Dwiraya Putra menjelaskan, penangkapan terduga pelaku curat tersebut berdasarkan laporan yang telah diterima sebelumnya, dia juga mengaku bahwa Ar merupakan buronan atau DPO.

” Iya, ada penangkapan tersangka curat, dia DPO,” Kata Ricky.

Dijelaskannya bahwa para pelaku termasuk Ar melakukan aksinya saat KIP tersebut sedang dalam kondisi parkir di dermaga.

” Para pelaku naik keatas kapal isap Makasar milik PT. Timah yang sedang parkir di dermaga Mantung lalu para pelaku memotong kabel tembaga panel listrik dan kabel gear box laser sepanjang kurang lebih 40 meter yang ada di kapal isap Makasar milik PT. Timah Tbk tersebut,” Ungkapnya

Dia juga membenarkan bahwa tiga rekan pelaku sudah terlebih dahulu ditangkap.

” Ada temennya, tapi udah ketangkap,” Kata dia.

Ricky juga mengaku setelah mendapatkan informasi dari masyarakat tentang keberadaan pelaku, pihaknya langsung bergegas dan mendatangi kediaman pelaku di Dusun Riau Kecamatan Riausilip.

” Informasi kita dapatkan dari masyarakat bahwa terduga pelaku curat ini ada disana (Riausilip), setelah kami susuri dan mendatangi pelaku di kediamannya, setelah diwawancara terduga pelaku mengakui perbuatannya bahwa telah melakukan pencurian,” Jelasnya

Atas kejadian tersebut perusahaan bergengsi PT Timah mengalami kerugian sebesar Rp 40 Juta, Polisi juga mengamankan barang bukti yg sudah berupa 67 kg kabel tembaga yang sudah di potong-potong dan satu unit perahu dengan mesin tempel 8 PK.

Kini pelaku Ar mendekam di sel tahanan Polsek Belinyu sembari menunggu proses hukum selanjutnya. (*)


Reporter : Randhu Oktora
Editor : Romlan

Pos terkait