PELIMBANG TIMAH TAILING SENANG ADA TI APUNG

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Kehadiran puluhan ponton TI Apung jenis Rajuk di Pantai Mang Kalok, Tanjung Ratu, dan Batu Ampar, membawa berkah dan keberuntungan bagi para pelimbang Tailing (Timah yang jatuh dipembuangan).

Bacaan Lainnya

Sebut saja namanya Akew (nama samaran), yang mengaku sejak kecil sudah mencari uang sendiri dengan cara melimbang timah. Akew senang ada TI Apung di Pantai Mang Kalok, karena dia dan sejumlah teman-teman seusianya, tidak perlu pergi kelokasi yang jauh untuk bisa melimbang timah Tailing.

“Senang lah pak, kalo TI Apung ni jalan. Kami pacak ngelimbang Tailing disini, dak perlu kelokasi yang jauh” ungkap Akew dengan raut wajah tersipu.

“Kadang dapat 2 kilo, kadang lebih. Timah Tailing ni dibeli murah pak, paling laku Rp 65.000 s/d Rp 70.000” tambah Akew.

Ya, Akew dan beberapa remaja seusianya, juga puluhan bapak-bapak dan ibu-ibu, nampak sibuk mengumpulkan pasir Tailing yang jatuh dari Sakan (tempat pencucian timah). Mereka berharap masih ada sisa-sisa timah yang ikut jatuh di Tailing tersebut.

Seperti yang diakui No (nama samaran), pria asal lampung yang sudah hampir 5 tahun berdomisili di Kelurahan Kenanga. Kepada wartawan media ini, No mengaku bisa mengumpulkan timah Tailing, hanya bila TI Apung itu bekerja.

“Kalo ngelimbang di Tailing ini, tergantung TI itulah. Kalo TI itu ngasil, kadang di Tailing juga banyak yang jatuh timahnya. Kami kadang bisa dapet lebih dari 5 kilo, kadang nyari sekilo pun susah” beber No, sambil terus menyiram air ke karpet yang berisi timah Tailing. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan