PEMKAB BANGKA & KANWIL DITJEND PAJAK SUMSEL BABEL JALIN KERJASAMA

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Pemerintah Kabupaten Bangka menjalin kerjasama dengan Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung dalam Optimalisasi penerimaan pajak dan restribusi.

Bacaan Lainnya

Penandatangan MOU dilakukan Kakanwil Ditjend Pajak Sumsel dan Babel M. Ismiransyah M. Zain dan Bupati Bangka Tarmizi Saat, Jumat (27/1) di ruang Bina Praja Kantor Bupati Bangka.

Kakanwil Ditjend Pajak Sumsel dan Babel M. Ismiransyah M. Zain mengharapkan melalui MOU yang ditandatangani akan dapat meningkatkan penerimaan pajak pusat dan restribusi berasal dari kabupaten Bangka.

Melalui MOU, sosialisai akan ditingkatkan kepada masyarakat di kabupaten Bangka, serta kantor pelayanan pajak akan memberikan pelayanan diantaranya membantu dalam pembuatan SPT yang sudah dilakukan dengan memberikan penyuluhan pajak kepada bendahara SKPD.

Dijelaskannya, di kabupaten Bangka saat ini terdapat 39 ribu wajib pajak yang akan diupayakan untuk ditingkatkan.

“ Melalui kerjasama ini akan ditingkatkan kerjasama yang baik antara kantor Wilayah Ditjend Pajak Sumsel dan Babel dengan Pemkab Bangka,” ujarnya.

Kesempatan itu Bupati Bangka Tarmizi Saat mengatakan, 39 ribu jumlah wajib pajak yang terdaftar di kabupaten Bangka jumlahnya masih rendah perlu ditingkatkan, sehingga dapat meningkatkan penerimaan pajak pusat dari kabupaten Bangka.

Pajak tersebut nantinya akan kembali ke daerah diharapkan dapat meningkatkan pembangunan jalan, mengentaskan kemiskinan dan bidang pembangunan lainnya.

Menurut Bupati Tarmizi Saat masih banyak peluang pungutan pajak yang dapat dilakukan namun perlu adanya dasar hukum, untuk itu Kanwil Ditjend Pajak dapat membantu dalam upaya peningkatan penerimaan pajak.

Dijelaskannya, pembayar pajak selama ini sebagian besar karena inisiatif wajib pajak, namun perlu adanya pemaksaan dalam pembayaran pajak ketika dibutuhkan seperti yang pernah dilakukan Pemkab Bangka terhadap wajib pajak yang membandel.

Diakui Bupati, kerjasama dengan instansi vertikal khususnya Ditjend Pajak dan instansi vertikal lainnya akan terus ditingkatkan, untuk itu mengharapkan kepada kantor pelayanan pajak dapat memanfaatkan momentum pameran yakni Bangka Expo nantinya yang akan dilaksanakan di Sungailiat dengan memberikan penyuluhan pajak kepada masyarakat, hingga saat ini sudah ada 27 kabupaten dan 18 perusahaan yang mendaftar sebagai peserta.

“ Melalui pameran Bangka Expo dapat diberikan penyuluhan cara mengisi SPT dan lainnya serta dapat memperkenalkan keberadaan kantor pelayanan pajak kepada masyarakat,” tandas Bupati.

Bupati minta Kantor Pelayanan Pajak harus proaktif dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat sehingga masyarakat termasuk aparatur pemerintah daerah dapat mengetahui tentang perpajakan.

Diharapkannya MOU yang ditandatangani antara Kanwil Ditjend Pajak Sumsel dan Babel dengan Pemkab Bangka tidak hanya diatas kertas namun ada implementasinya karena masih banyak pajak yang belum tersentuh, seperti diantaranya pajak alat berat.

Penandatangan MOU dihadiri Asisiten Perekonomian dan Pembangunan M. Kamil Abu Bakar, para Kepala SKPD dilingkungan Pemkab Bangka, jajaran Kantor Pelayanan Pajak Bangka dan KP2KP Sungailiat. (Rus/Humas)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan