Pemprov Babel Apresiasi Dukungan Komisi IV DPR RI Bantu Petani dan Nelayan Tahun 2017

  • Whatsapp

wiw_2503 wiw_2504

KABARBANGKA.COM — Upaya percepatan pembangunan Babel terus dilakukan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, berbagai bentuk dukungan tidak hanya mengalir dari pemerintah pusat selaku eksekutif tetapi juga dari legeslatif, salah satunya dengan kunjungan kerja dalam masa reses Komisi IV DPR RI ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam rangka penyampaian berbagai program dan informasi bantuan pemerintah pusat ke daerah.

Bacaan Lainnya

Bertempat di Ruang Rapat Pantai Tanjung Pesona Kantor Gubernur, Rabu, (02/10/2016) Komisi IV DPR RI beserta rombongan yang dipimpin oleh Ir H. Azhar Romli MSi melakukan pertemuan dengan jajaran Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam hal ini Plt Gubenur Kepulauan Bangka Belitung diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Lingkungan Hidup, KA Tajudin.

Selaku tuan rumah mengawali pertemuan tersebut, KA Tajudin menyambut baik dan menyampaikan apresiasi kepada Komisi IV DPR RI atas kunjungannya ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terkait dukungan terhadap upaya percepatan pembangunan di Babel.

Sementara itu, Azhar Romli dalam sambutannya mengemukakan berbagai program bantuan tahun 2017 untuk para petani dan nelayan salah satunya bantuan kapal berserta fasilitas alat tangkapnya yang di klaim oleh pemerintah pusat ramah lingkungan karena tidak menggunakan pukat harimau atau trawl.

Kemudian bantuan budidaya ikan laut dan darat mulai dari bibit rumput laut maupun benih ikan sebanyak 100 juta ekor juga disiapkan pemerintah pusat termasuk revitalisasi karamba jaring apung dan revitalisasi tambak, lanjut Azhar.

“Di bidang pertanian dan kehutanan penyaluran pupuk bersubsidi untuk petani berserta bantuan bibit tanaman produktif kemasyarakatan dan bantuan tanaman penahan abrasi daerah kawasan erosi, banjir dan penetapan pemanfaatan hutan lindung ( HL ) juga disediakan, “ terangnya.

Selain bantuan tersebut, menurut Azhar Romli pemerintah juga menetapan kawasan strategis zona karantina yang ada di Belitung tepatnya di Pulau Nanduk secara nasional, yang rencananya untuk karantina sapi yang datang dari luar negeri masuk ke Indonesia akan di seleksi secara ketat di pulau tersebut.

Terkait dengan bantuan pemerintah tersebut Azhar Romli meminta kepada SKPD di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung agar dapat mendorong dan memberikan motivasi kepada masyarakat tani dan nelayan untuk memanfaatkan program bantuan dari pemerintah pusat tersebut.

Selanjutnya Azhar Romli mengharapkan melalui dinas terkait membentuk kelompok-kelompok tani dan nelayan agar bantuan atau program yang disampaikan dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

“Dengan kedudukan kita yang sama dengan provinsi lain di republik ini, mari kita manfaatkan sesuai dengan tugas wewenang kita yang disesuiakan dengan data kebutuhan yang akurat untuk disampaikan pemanfaatannya, “ ungkapnya.

Turut hadir dalam pertemuan dengan Komisi IV tersebut sejumlah SKPD di lingkungan Pemprov Babel yakni Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan, Dinas Kehutanan, Bakorluh, Dinas Kelautan dan Perikanan, BPPT, Badan Lingkungan Hidup, Badan Karantina, Kelompok Petugas Pendata Utusan dari Dinas Kelautan dan Perikanan.( tw /humasprobabel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan