Pemprov Babel Gelar Sosialisasi Tindak Lanjut Serah Terima Pengalihan Kewenangan Pendidikan Menengah dan Khusus

  • Whatsapp

1_18 2_16

KABARBANGKA.COM — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Rustam Effendi hadir dan memberikan arahannya dalam acara sosialisasi tidak lanjut serah terima pengalihan kewenangan pendidikan menengah dan pendidikan khusus yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Hotel Aksi (15/10/2016)

Bacaan Lainnya

Gubernur Rustam dalam arahannya menjelaskan bahwa penyerahan kewenangan ini merupakan amanat Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah.

“Sebanyak 130 Sekolah Menengah dan Pendidikan Khusus yang ada di kabupaten/kota, berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan RI akan dipindahkan kewenangannya ke provinsi Babel, termasuk 4.562 guru pns dan tenaga pendidikan non pns yang juga ikut pindah ketingkat provinsi, “ Terang Gubernur Rustam.

Dengan adanya penyerahan kewenangan ini dari kabupaten/kota ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menurut Gubernur Rustam selain untuk mengentaskan program wajib belajar 12 tahun, penerapan komputerisasi di sekolah juga untuk meningkatkan kesejahteraan guru dan para pendidik.

Sementara itu Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya menyampaikan pentingnya juga dilakukan sosialisasi penyerahan kewenangan ini kepada guru yang berada disekolah.

Dikesempatan tersebut Didit juga menghimbau kepada pemerintah pusat terap komitmen jangan hanya memerintah saja untuk melaksanakan pengalihan kewenangan ini, tapi harus diperhatikan hal yang pertama yakni masalah gaji

“Guru adalah tombak pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas untuk membangun negeri ini oleh karena itu kalau sudah pindah ke provinsi jangan sampai terjadi penunggakan gaji, ” tegas Didit.

Terkait pemindahan kewengan ini, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, M. Seleh mengatakan bahwa dalam pemindahan kewenangan, dinas pendidikan juga melibatkan dinas/badan lain yaitu Badan Kepegawaian Daerah untuk status pegawai dan DPPKAD untuk aset.

Setelah ditetapkan pemindahan kewenangan pendidikan menengah dan pendidikan khusus ini dikatan M. Soleh banyak hal yang diuntungkan antara lain pihak sekolah, guru dan siswa,

Ditambahkan M. Soleh selain bantuan operasional tiap siswa bertambah, para guru akan mendapat tambahan penghasilan untuk tiap bulan yang besarnya mencapai Rp.500 ribu. “Mudah – mudahan Gubernur dan Ketua DPRD menyetujui anggaran yang kita ajukan, “tambah M. Soleh.

Selain itu M. Soleh berjanji untuk meningkatkan kompetensi guru hingga S.3 “Kepada seluruh guru yang belum S.1 maka Pemprov akan membantu mewujudkannya, untuk S.2 dan S.3 akan kita seleksi, kita pilih guru yang berprestasi, “ujarnya.

Pemindahan kewenangan ini dijelaskan M . Soleh nantinya akan ada lima hal yaitu manajemen pendidikan, pendanaan, kurikulum, perizinan, bahasa dan sastra.

Acara yang diikuti ratusan peserta dari perwakilan sekolah menengah dan pendidikan khusus ini juga dihadiri juga oleh Ketua DPRD provinsi kepulauan bangka belitung Didit Srigusjaya, Kepala BKD Pemprov Babel, Kepala Biro Pemerintahan, DPPKAD dan Dinas Pendidkan. (Supri/humasPRO BABEL)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan