Pemprov Babel Rancang Perda Tambah Penyertaan Modal Ke BPRS

  • Whatsapp

img-20161104-wa0025 img-20161104-wa0027

KABARBANGKA.COM — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berupaya meningkatkan kinerja PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Bangka Belitung (BPRS Babel) sebagai Bank syariah lokal yang telah memiliki jaringan luas di Bangka Belitung dengan penambahan penyertaan modalnya.

Bacaan Lainnya

Terkait rencana tersebut, Pemprov Babel mengelar Rapat Pembahasan Rancangan Perda tentang Penambahan Penyertaan Modal pada BPRS Babel di Ruang Rapat Sekda Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, dipimpin langsung oleh Sekda Babel Dr Yan Megawandi SH Msi.Jum’at (04/11/2016).

“Penambahan penyertaan modal untuk BPRS Babel merupakan langkah tepat, mengingat keberadaan BPRS ini sudah cukup lama sejak tahun 2002 silam dan masyarakat Bangka Belitung sudah merasakan manfaatnya, “ ungkap Sekda mengawali sambutannya.

Menurut Yan Megawandi penambahan penyertaan modal ini diperlukan untuk mempersipakan BPRS ini nantinya sebagai cikal bakal bank daerah seperti yang dilakukan oleh daerah – daerah lain.

“Mengenai saham yang telah disertakan di Bank Sumsel Babel, tetap diinvestasikan disana dan BPRS Babel yang merupakan bagian marwah daerah ini harus kita siapkan, “ terangnya.

Untuk itu dikatakan Sekda, perlu strategi bagaimana caranya BPRS ini nanti dapat menjadi bank daerah walaupun prosesnya masing panjang, salah satunya adalah dengan penambahan penyertaan modal.

Diakui Sekda saat ini penyertaan modal dari kabupaten/kota di BPRS Babel jumlahnya lebih besar daripada Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung maka sudah selayaknya kini Pemprov Babel harus lebih besar porsinya.

“Dalam rancangan KUA PPAS Pemprov Babel tahun 2017, rencana penambahan penyertaan modal BPRS Babel memang belum dimasukkan, hal ini karena belum siap, “ katanya.

Oleh karena itu dalam kesempatan rapat ini, Sekda Yan Megawandi berharap agar dipergunakan sebaik – baiknya dalam merancang Perda dimaksud.

Mengakhiri sambutannya Sekda memberikan apresiasi kepada Biro Hukum Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang selama ini telah banyak mengkaji peraturan – peraturan yang ada sebagai pengawal pintu gerbang Pemprov Babel terkait dengan bidang hukum.

Sementara itu Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung H. Maskupal Bakri SH MH mengatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti dengan membuat Perda Induk yang dapat mengakomodasikan penyertaan modal ke BPRS Babel dalam jangka waktu 5 tahun.

“Walaupun penyertaan modalnya diselesaikan dalam beberapa tahun, tapi Perdanya cukup satu yang bisa mengakomodasikan penyertaan modal ke BPRS Babel tersebut, “jelasnya.

Oleh sebab itu, menurutnya perda ini harus dibuat dan diproses sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku baik dari subtansinya, dasar hukum hingga judul Perda itu sendiri semuanya harus benar – benar sesuai agar tidak terjadi masalah nantinya.

“Saat ini Biro Hukum banyak mengkaji produk hukum daerah hingga mencapai 2.000 dokumen pertahun yang sangat kompleks, semuanya harus dilakukan dengan sempurna, maka perlu kebijakan pimpinan agar memperhatikan juga kesejahteraan pegawainya, “ungkapnya.

Hadir dalam rapat tersebut, Kepala Inspektorat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Haryoso, Kepala Biro Hukum Setda H. Maskupal Bakri dan pejabat yang mewakili Kepala DPPKAD. (Lulus/humasprobabel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan