PENAMBANG LIAR DI BUKIT MANGKOL MERAJALELA?

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Carut marut persoalan tambang liar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung seperti tidak pernah usai. Walau razia aparat gabungan gencar dilaksanakan, mereka seperti jamur di musim hujan Hilang satu tumbuh seribu.

Bacaan Lainnya

Pantauan media ini menyatakan demikian, Jumat siang, 21/04, para penambang demikian asiknya hingga lupa akan keberadaan jurnalis yang datang di Kawasan Hutan Konservasi Taman Hutan Raya, Desa Teru, Kecamatan Simpangkatis, Kabupaten Bangka Tengah.

Salah satu penambang liar yang ditemui media,Yanto (43 tahun), menyatakan bahwa dirinya terpaksa menambang di Kawasan terlarang karena tidak adanya pilihan lain dalam bekerja.

“Yah gimana lagi bang, ku pasrah bae lah men ditangkep petugas, gak ada pekerjaan yang menghasilkan sekarang ini,” ungkapnya.

Diakuinya, bahwa lahan yang digarap tersebut merupakan wilayah Hutan Konservasi, justru baru diketahuinya dari media ini.

” Oh, iya bang? Ku dak tau kalo soal tu, bos suruh disinilah begawi (bekerja),” imbuhnya lagi.

Ketika didesak siapa yang dimaksud bos/ majikan yang menyuruh tadi. Dia tiba-tiba bungkam seribu bahasa dan agak pucat pasi raut wajahnya.

” Gak tau ku bang, gak tau,” ucapnya sembari bergegas menghindar. (LH)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan