PENANGANAN KASUS KORUPSI DAS AIR ANYIR, TERGANJAL SUSAHNYA PEMANGGILAN SAKSI-SAKSI

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Penanganan kasus dugaan korupsi Kegiatan Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Air Anyir Dinas Kehutanan Provinsi Babel di Kabupaten Bangka Tahun Anggaran 2014 silam, masih dalam Tahap Penyelidikan oleh Tim Pidsus Kejari Bangka. Setidaknya, sudah 16 orang yang diperiksa dan dimintai keterangan.

Bacaan Lainnya

“Penanganan perkara dugaan korupsi Rehabilitasi DAS itu tetap berlanjut, hanya saja kami terganjal susahnya pemanggilan terhadap saksi-saksi. Namun kami berusaha tetap fokus untuk mengungkap kasus tersebut” ungkap Kajari Bangka Supardi SH, melalui Kasi Pidsus Budy Marselius Nainggolan SH diruang kerjanya, Selasa (13/12/2016) pagi.

Dijelaskannya, semakin sulitnya pemanggilan saksi-saksi pada kasus tersebut, lantaran pegawai fungsional di Dinas Kehutanan Provinsi Babel yang diduga mengetahui atau yang diduga terkait dengan proyek Rehabilitasi DAS Air Anyir itu, banyak yang sudah pindah tugas (Mutasi).

“Saksi-saksinya susah dipanggil, karena sudah banyak yang pindah tugas ketempat lain” terangnya.

Namun demikian, dia menargetkan awal tahun 2017 nanti, kasus dugaan korupsi Kegiatan Rehabilitasi DAS Air Anyir itu dapat ditingkatkan ke Tahap Penyidikan.

“Target kami, tahun depan kasus itu bisa dinaikkan ke Tahap Penyidikan” tukasnya. (Pur)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan