PENCARIAN JASAD SUMARNO SEMPAT TERHENTI

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM —  Pencarian jasad Sumarno (28), warga Dusun Mengkubung, Desa Riding Panjang, Kecamatan Belinyu, yang tertimbun tanah longsor dilokasi tambang milik Kamarudin (40), hingga Selasa (07/02/2017) pagi masih terus dilakukan. Pencarian jasad Sumarno dilakukan oleh rekan kerja korban, warga penambang dan aparat dari Polsek Riau Silip.

Bacaan Lainnya

Kecelakaan tambang itu terjadi, Senin (06/022017) sekira pukul 16.00 WIB petang kemarin. Lokasi tambang dikabarkan dalam IUP PT Timah yang berada di Air Rengas Dusun Melintang, Desa Mapur, Kecamatan Riau Silip.

Aparat kepolisian setempat sudah meminta keterangan sejumlah saksi-saksi, yaitu Heriyanto (21) warga Desa Bakit, Ali (31) warga Pangkalpinang selaku Operator Alat Berat, dan Kamarudin (40) warga Belinyu selaku pemilik tambang.

Kejadian bermula pada saat korban Sumarno dan rekan-rekanya yang berjumlah sekitar 12 orang sedang bekerja di dalam lobang Camoi, tiba-tiba dari atas ada longsoran tanah dari dinding lubang camoi. Saat itu semua pekerja lari berhamburan menyelamatkan diri. Saat korban sedang berlari menyelamatkan diri, datang kembali longsoran tanah  susulan yg lebih besar dan langsung menimbun korban.

Setelah kejadian, 11 orang rekan kerjanya selamat, namun Sumarno gagal menyelamatkan diri. Tubuhnya tertimbun longsoran tanah, dan besar kemungkinan sudah meningal dunia. Sampai saat ini jenazah korban masih belum ditemukan, pencarian masih terus dilakukan menggunakan 3 unit alat berat.

Sekira pukul 03.00 WIB (Selasa dini hari), proses pencarian jasad Sumarno sempat dihentikan, karena situasi dan kondisi dilokasi tidak memungkinkan. Proses pencarian kembali dilanjutkan sekira pukul 07.00 WIB Selasa pagi, dengan tambahan unit alat berat untuk  melakukan membantu pencarian jasad korban. (Humas Polres Bangka)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan