Pengurus Wilayah Dan Cabang PKVHI Resmi Dilantik

  • Whatsapp

20161202_110402

KABARBANGKA.COM — Kepengurusan Perhimpunan Konselor VCT HIV Indonesia (PKVHI) Wilayah dan Cabang se-Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dilantik, Jum’at (02/11).

Bacaan Lainnya

Dalam pelantikan yang dilakukan di Ballroom Sun Hotel di Jalan Toni Wen Pangkalpinang tersebut, yang mendapat mandat Ketua Wilayah PKVHI Babel adalah dr Muhammad Fauzan, yang merupakan seorang dokter umum yang bekerja di RSUD Sungailiat.

Usai pelantikan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung, dr Mulyono dalam sambutannya, mengatakan penderita jumlah kasus HIV AIDS dalam 10 tahun telah menunjukkan penurunan. Hal itu tidak terlepas dari adanya konseling.

” Dengan adanya lanjutan dukungan maka layanan konseling penting karena memiliki peranan sangat besar,” katanya.

Lebih lanjut Mulyono mengatakan, PKVHI juga dapat menjadi wadah bagi para konselor yang kokoh dalam memberikan pelayanan HIV AIDS.

” Jadi PKVHI merupakan mitra strategis pemerintahan dalam mendukung pencegahan dan pelayanan HIV AIDS,” ujarnya.

Dirinya juga menyebutkan sampai Saat ini, kepengurusan PKVHI telah terbentuk di 34 provinsi dan 142 kabupaten kota dan Dinkes sendiri berperan untuk mengakomodir keberadaan Konselor tersebut.

” Kami dinkes berperan mengayomi konselor wilayah dan cabang. Para konselor butuh wadah untuk saling berbagi pengalaman dan menghadapi tantangan. Bukan hanya wadah juga sebagai perhimpunan konselor yang melayani dan meningkatkan mutu konselor,” sebutnya.

Sementara itu, Ketum PKVHI Babel terpilih, dr M Fauzan menambahkan bahwa PKVHI berperan merubah paradigma masyarakat agar tidak menjauhi penderita HIV AIDS atau Oda.

” Kita juga tidak boleh karantina penderita HIV AIDS, karena penderita sama dengan penyakit yang lain. Tidak akan dapat infeksi dari luar begitu saja,” ungkapnya.

Mengenai pengurus yang dilantik, terang Fauzan sebanyak 28 orang, terdiri dari pengurus wilayah 16 dan cabang 6 orang masing-masing dari Pangkalpinang dan Bangka.

” Konselor itu suatu wadah dengan kata lain dengan banyaknya pengurusnya maka dengan harapan semakin banyak pula orang yang melakukan pemeriksaan, selain itu yang mana fungsi dan peran konselor sangat lah penting bagi penderita dimana berperan mencegah penderita agar tidak terputusnya dan keutuhan penderita meminun obat, serta tempat menampung dan memerika bagi masyarakat yang ingin mengetahui HIV,” ucapnya.

Ditambahkan Fauzan, Bagi masyarakat yang memiliki keraguan terakit HIV Aids dapat datang ke puskesmas inti yang ada di wilayahnya untuk memeriksaakan diri atau hanya sekedar untuk berkonsultasi. (3k0)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan