oleh

Peringatan Hari Guru Nasional: Akibat Covid-19, Sistem Pendidikan Terkena Dampak Langsung

BANGKA TENGAH — Peringatan Hari Guru Nasional tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini Hari Guru Nasional diperingati dalam situasi pandemi Covid-19. Sistem pendidikan di seluruh dunia terkena dampak langsung, sekolah – sekolahpun harus ditutup.

“Data Unesco mencatat lebih dari 90 persen atau diatas 1,3 milyar populasi siswa global, harus belajar dari rumah. Hampir satu generasi di dunia terganggu pendidiknya. Akibat pandemi ini pula, jutaan pendidik dituntut untuk bisa melakukan pembelajaran jarak jauh atau dari rumah,” ungkap Plt. Bupati Bangka Tengah, Yuliyanto Satin SE. MM dalam sambutannya, pada peringatan Hari Guru Nasional di Gedung Serbaguna Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (25/11).

Lebih lanjut ia mengatakan, hal ini perlu dipahami, agar kita bisa menjaga keluarga dari potensi terkena virus, sekaligus memutus rantai penularannya, dan situasi ini membuat semuanya merasa tidak nyaman dan tidak berdaya.

“Ada pilihan untuk menyerah, ada opsi untuk mengeluh. Namun kita nemilih untuk terus bangkit dan berjuang. Itu karena keyakinan, bahwa kita tetap bisa mengupayakan keberlanjutan pembelajaran bagi murid-murid yang kita cintai, walau dengan segala keterbatasan,” tuturnya.

Yuliyanto Satin juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua guru, tenaga pendidikan, dan para pemangku kepentingan pendidikan, yang telah menciptakan perubahan dan inovasi yang luar biasa.

“Dengan semangat juang yang tinggi, dan kesabaran bapak ibu guru semua, pembelajaran tetap berjalan terus berjalan meski dengan segala keterbatasan,” kata dia.

Ia mengaku terharu melihat dan mendengar cerita – cerita hebat, dedikasi dan kesungguhan para tenaga pendidik dalam mencari solusi, agar proses belajar anak – anak tidak terhenti.

“Saya sangat terharu dengan semua perjuangan para guru. Ada yabg datang ke rumah murid dan membuat satu kelompok kecil secara bergiliran, berharap seluruh insan pendidikan menjadikan situasi pandemi ini, sebagai labolatorium bersama untuk menempa mental pantang menyerah,” pungkasnya. (Adv)

News Feed