PERSEKUSI HARUS DIHILANGKAN DARI BUMI PERTIWI!

  • Whatsapp
ROMLAN PIMPNAN REDAKSI KABARBANGKA.COM
ROMLAN
PIMPNAN REDAKSI KABARBANGKA.COM

Persekusi adalah perbuatan sewemanang-wenang terhadap seseorang atau sejumlah warga dan disakiti, dipersusah, atau ditumpas. Bagi orang awam, persekusi lebih mirip hukum rimba, yang lebih banyak tindakan main hakim sendiri, diluar proses hukum formal.

Belakangan ini, ramai media massa yang memberitakan tentang kejadian persekusi tersebut di berbagai daerah dan situasi di Indonesia, juga diberbagai belahan dunia. Bila kita searching di internet, akan terlihat banyak sekali postingan tulisan, foto, atau video terjadinya Persekusi. Parahnya, persekusi tidak hanya dilakukan oleh orang atau kelompok tertentu saja, namun tidak jarang persekusi juga dilakukan oleh oknum berseragam, dengan dalih penegakan hukum dan aturan.

Bacaan Lainnya

Bila dilihat dari pemberitaan di berbagai media massa dan internet, rata-rata persekusi berawal dari ketersinggungan, lantaran berbeda faham, beda pandangan, atau beda kepentingan. Cukup banyak korban persekusi yang kehilangan pekerjaan, harta benda, bahkan keluarganya. Tidak jarang diantara mereka harus mengungsi ketempat atau daerah lain, demi mencari keamanan dan keselamatan.

Negara menjamin kebebasan rakyatnya untuk berpendapat (selagi masih didalam koridor hukum), menentukan jalan hidupnya, bebas berusaha, juga bebas memeluk agama dan kepercayaan. Negara juga menjamin keamanan dan keselamatan rakyatnya, dari berbagai bentuk penindasan dan penjajahan.

Namun, “KEBEBASAN” itu seakan hanya sebuah “MITOS”. Belakangan cukup banyak terjadinya tindakan sewenang-wenang dari orang atau kelompok tertentu kepada orang atau kelompok lainnya. Berbagai macam bentuk intervensi dan intimidasi secara psikis dan psikologis, dilakukan terhadap mereka yang berbeda pendapat dan pandangan hidup. Inikah Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945?

Tidak ada alasan apapun yang bisa membenarkannya, maka Persekusi harus diatasi dan dihilangkan dari bumi pertiwi! Jangan ada kompromi untuk pelaku persekusi!

Tindakan kekerasan dan kesewenangan yang dilakukan diluar ketentuan hukum, merupakan bentuk pelanggaran hukum. Oleh karena itu, setiap pelaku persekusi haruslah ditindak tegas dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia, sebagai bentuk jaminan keamanan dan keselamatan dari negara kepada rakyatnya.

Namun demikian, sebetulnya persekusi dapat dicegah. Caranya, janganlah membuat statement atau postingan di media sosial, terutama yang dapat menyebabkan ketersinggungan kelompok atau pihak tertentu. Karena rata-rata persekusi berawal dari statement atau postingan di Media Sosial yang bersifat menyinggung perasaan atau faham pihak tertentu.

Bila ada postingan di medsos yang berpotensi memicu konflik, atau diduga melanggar aturan, jangan bertindak main hakim sendiri! Lebih baik segera di informasikan atau di koordinasikan dengan aparat keamanan terdekat, atau perangkat pemerintahan setempat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan