POLAIR MABES POLRI GAGALKAN PENCURIAN KABEL BAWAH LAUT

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Kapal Polisi (KP) Taka 3010 milik Direktorat Kepolisian Perairan Badan Pemelihara Keamanan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Dit Polair Baharkam Mabes Polri), berhasil menangkap sebanyak 15 ton kabel yang diduga hasil curian dibawah laut Perairan Batu Beriga, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Sabtu (22/04/2017).

Bacaan Lainnya

Selain mengamankan barang bukti (BB) berupa kabel mencapai 15 ton, Polair Mabes Polri juga berhasil mengamankan delapan orang tersangka pelaku Kapten dan anak buah kapal (ABK), yang turut serta dalam tindak pidana pencurian kabel tersebut.

Dua unit kapal beserta alat pemotong yang digunakan dalam mencuri kabel, juga berhasil disita aparat kepolisian dalam penangkapan itu.

Tersangka dan barang bukti langsung digiring petugas ke Dermaga Dit Polairda Babel di Desa Air Anyir, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.

Penangkapan tersangka dan BB pencurian kabel bawah laut tersebut diduga barang tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kapal Taka AKP Mariyanto, dan melibatkan personel Ditpolair Baharkam Mabes Polri berjumlah lima belas orang. Para pelaku diduga dimodalkan oleh big bos kabel terbesar di provinsi Babel, Karsono, pengusaha asal Provinsi Lampung yang berdomisili di Kecamatan Parit Tiga, Kabupaten Bangka Barat.

AKP Mariyanto ditemui awak media di dalam Kapal Taka yang bersandar di dermaga Dit Polair, usai penangkapan itu sempat melarang jurnalis untuk mengambil gambar dan mempublikasikan kejadian itu. Dia berdalih publikasi baru boleh dilakukan setelah mendapat izin dari atasannya.

“Maaf kawan-kawan media, jangan difoto dan ambil gambar dulu. Nanti resminya dari pimpinan, dan tunggu dulu perintah dari atasan kami,” tegur Mariyanto.

Diakuinya, penangkapan kabel milik Karsono selaku pengusaha kabel curian yang kerap kali tertangkap polisi, namun selalu lepas dari jeratan hukum itu merupakan perintah langsung dari pimpinan Mabes Polri.

“Kami sudah ada surat. Ini masih pengembangan, makanya tunggu dulu dari pimpinan,” elaknya.

Mariyanto lagi-lagi menolak untuk dikonfirmasi terkait kronologis penangkapan kabel seberat 15 ton milik Karsono itu.

“Saya gak tahu. Untuk resminya pimpinan saya. Saya juga baru pertama kesini. Kabel ini seluruhnya berjumlah 15 ton dan ada 15 personel semuanya dari Mabes,” ungkapnya. (3k0)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan