Polisi Berhasil Tangkap Budi Tikal

  • Whatsapp
Tubagus Budi Firbani Alias Budi Tikal Alias Panglima (berkacamata), saat dimintai keterangan oleh Tim Penyidik Sat Reskrim Polres Bangka

KABARBANGKA.COM — Setelah lebih dua tahun buron, berakhir sudah pelarian Tubagus Budi Firbani alias Budi Tikal alias Panglima (42). Pria yang tinggal di Apartemen Harris Lantai 11 Nomor 101 Ciumbuleuit, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, atau Jalan Cendrawasih 1 Sungailiat, Kabupaten Bangka ini masuk dalam DPO Polres Bangka sejak Januari 2015. Dia ditangkap di daerah Sari Jadi Kota Bandung, Kamis (03/08/2017) sekira pukul 13.30 WIB siang.

Budi Tikal ditetapkan tersangka oleh Penyidik Sat Reskrim Polres Bangka, karena diduga melakukan tindak pidana membawa senjata tanpa izin dan pengancaman atau menyuruh orang lain melakukan tindak pidana, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan Pasal 335 Jo 55 Kuhpidana.

Bacaan Lainnya

Budi Tikal dilaporkan oleh Mardeni alias Deni Bin sidik (39), alamat: Jalan Aneka Lingkungan Rambak, Kelurahan Jelitik, Kecamatan Sungailiat. Berdasarkan Laporan polisi (LP) Nomor: LP/B-72/Ini/2015/Babel/Res Bangka Tanggal 16 Januari 2015. Kejadian itu terjadi pada hari Kamis (15/01/2015) sekira pukul 15.00 WIB di Kolong Buaya Kampung Rambak, Kelurahan Jelitik, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Penangkapan terhadap Budi Tikal berawal dari informasi yang diterima anggota Sat Reskrim Polres Bangka, tentang informasi keberadaan Budi Tikal, tersangka pelaku tindak pidana membawa sajam tanpa izin dan pengancaman atau menyuruh orang lain melakukan, yaitu di daerah Sukasari Kota Bandung. Tim Buser Sat Reskrim Polres Bangka yang dipimpin IPDA Fanny Athar berangkat ke Bandung, dan berkordinasi dengan Polrestabes Bandung dan Polsek Sukasari. Setelah dua hari melakukan penyelidikan, keberadaan DPO akhirnya diketahui.

Budi Tikal ditangkap saat mobil melintas di jalan Sarijadi Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, menggunakan mobil Honda Mobilio warna putih mobil. Ketika kendaraan itu diberhentikan, saat dibuka posisi Budi Tikal berada di bagian depan mobil disamping sopir. Setelah memperkenalkan diri dan menunjukan Sprint, tersangka Budi Tikal langsung diamankan tanpa perlawanan dan dibawa ke Polrestabes Bandung untuk dimintai keterangan. Keesokan harinya, Budi Tikal dibawa ke Polres Bangka untuk proses hukum lebih lanjut.

Sekilas tentang peristiwa yang terjadi pada bulan Januari 2015 lalu, tersangka Budi Tikal diduga terlibat tindak pidana atau menyuruh orang melakukan tindak pidana dengan menggunakan Senjata Tajam. Modusnya, pelaku membawa dan membagikan senjata tajam jenis tombak, keris, pedang dan lain-lain kepada masyarakat untuk melakukan pengancaman, pengusiran dan penyerangan dengan menggunakan sajam, terhadap penambang yang melakukan aktifitas penambangan timah di Kolong Buaya. (Humas Polres Bangka)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan