Polisi Selidiki Kematian Tampel

  • Whatsapp
Olah TKP penemuan mayat Romidi alias Tampel

KABARBANGKA.COM, BABAR — Tim gabungan Polres Bangka Barat dan Polsek Jebus sedang menyelidiki sebab kematian Romidi alias Tampel, yang tewas bersimbah darah di kebun karet lokasi Tambang Kering Dusun Rambat, Desa Sekar Biru, Kecamatan Parit Tiga, Kabupaten Bangka Barat, Sabtu (23/06/2018).

Sebelumnya, anggota Polsek Jebus menerima laporan dari Mada, warga Dusun Rambat, bahwa telah ditemukan sesosok mayat laki – laki yang tertimbun tanah di kebun karet lokasi tambang kering. Mendapat informasi tersebut, anggota Polsek Jebus langsung bergerak ke TKP.

Bacaan Lainnya

Di TKP, petugas menemukan sosok mayat seorang Laki- Laki yang diketahui bernama Romidi alias Tampel (58), warga Dusun Rambat, Desa Sekar Biru. Petugas juga menemukan sebilah parang kurang lebih 80 cm dan sepasang sandal, yang deketahui milik korban. Selain itu, ada bercak darah di sekitar hutan lokasi penemuan jasad Tampel.

Menurut informasi yang dihimpun kepolisian, pada hari Jumat tanggal 22 Juni 2018 sekira Pukul 08.00 WIB, Tampel bersama seorang temannya yang belum diketahui identitasnya, sempat singgah di rumah Andre, di tambang kering Dusun Rambat, dan masih sempat mengobrol dengan ibu Romlah (78). Temannya tersebut mengaku ke Ibu Romlah, bahwa dirinya juga baru kenal dengan Tampel, dan ingin pergi ke hutan di sebelah rumah ibu Romlah untuk mencari kayu.

Namun hingga pukul 20.00 WIB malam, karna korban tidak pulang ke rumah, keluarga korban merasa curiga dan mencari korban di hutan. Nomor Handphone korban juga dihubungi, namun tidak aktif.

Sabtu (23/06/2018) sekira pukul 07.00 WIB, pihak keluarganya kembali mencari Tampel di hutan yang di masuki sehari sebelumnya. Di hutan itu, Sujan (52) dan Sobirin (46) yang merupakan adik korban, menemukan darah yang berceceran di tanah.

Keluar dari hutan, Sujan dan sobirin memberi tahu temuan mereka kepada Andre, keponakan korban. Andre dan keluarga korban segera masuk ke hutan dan mengikuti jejak darah yang berceceran di hutan, kemudian sekira pukul 10.00 WIB, Andre melihat jasad yang telah di tutupi tanah dan daun – daun di hutan tersebut. Andre segera memberi tahu keluarga korban dan Polsek Jebus.

Kapolsek Jebus AKP Andi Purwanto, seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Andre Firmanto menjelaskan, dari informasi warga tersebut petugas tim gabungan Polres Bangka Barat dan Polsek jebus langsung melakukan oleh TKP, dan untuk saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

”Kita masih melakukan penyelidikan dari kasus tersebut,” ujar Andi Purwanto. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan