Polri Akan Tindak Tegas Akun Bodong Penyebar Ujaran Kebencian

  • Whatsapp
Brijen Pol Drs. Umar Dani, MH, Wakapolda Babel

BANGKA TENGAH — Menjelang di gelarnya Pemilukada 2020 bagitu banyak akun-akun bodong media Sosial seperti Facebook, IG dan Twitter yang berseliweran mempromosikan program Calon Bupati dan Wakil Bupati.

Bahkan ada juga yang mencoba memprovokasi masyarakat dengan cara menggiring opini publik, melalui program Pemerintah Daerah Kabupaten maupun Kota yang di anggapnya tidak sesuai.

Menanggapi hal itu Waka Polda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Umar Dani berkata, pihak Kepolisian mulai dari Mabes Polri sampai ke tingkatan Polsek memiliki satuan tugas Nusantara (Satgas Nusantara), yang berperan melakukan colling Sistem.

“Satgas Nusantara ini punya peran untuk mendinginkan situasi, agar situasi Kamtibmas tetap terjaga, dan di dalam Satgas Nusantara itu ada beberapa Sub Satgasnya, ya itu, Manajemen Sosial dari jajaran Intelkam, perannya menciptakan peranansosial masyarakat berjalan kondisif, lalu sub Satgas kemitraan (Binmas) tugasnya melakukan penyuluhan, edukasi dan sambang ke masyarakat, kemudian manejemen Media, di menejemen Media ini kita melihat kalau ada ujaran kebencian maupun berita Hoax akan kita counter, tentunya untuk melakukan netralitas sehingga berita-berita tersebut menjadi liar, ini sudah berjalan sampai nanti pasca pelaksanaan Pemilukada,” ungkapnya, Kamis (9/7) kemarin.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya akan terus melakukan patroli Cyber, apa bila menemukan akun-akun yang sipatnya provokatif akan di lakukan proses hukum,

“Kalau di temukan alat bukti yang cukup akan ada tindakan tegas dan sangsi pidanya, karena sudah menyangkut ranah ITE,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu juga ia menghimbau masyarakat, proses Pemilukada adalah proses demokrasi, perbedaan pilihan itu hak asasi setiap individu masyarakat.

“Beda pilihan itu hal wajar, jangan sampai karena beda pilihan terjadi perpecahan,” tandasnya. (*)


Reporter : Hari Yana || Editor : Romlan

Pos terkait