Polsek Tempilang Amankan Pelaku Pengeroyokan

  • Whatsapp

20160727_173425

Tempilang – kabarbangka.com

Bacaan Lainnya

Anggota Polsek Tempilang melakukan penangkapan terhadap Herman Bin Palo (37) dan Andi Safaro Bin Hermansya (23), warga Desa Benteng Kota, Kecamatan Tempilang, Rabu (27/07/2016) sekira pukul 15.45 WIB petang.

Keduanya diamankan polisi, lantaran diduga sebagai pelaku pengeroyokan terhadap Muslayli Hendra Bin Haidir (32), warga Dusun Tanjung Gadung, Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang.

Kejadian pengeroyokan tersebut bermula, ketika Muslayli (korban) yang berprofessi sebagai nelayan, baru datang dari laut dengan membawa hasil tangkapan berupa ikan, bermaksud hendak menambatkan perahunya dipelabuhan nelayan Lampu Bilik, Desa Air Lintang, sekira pukul 08.00 WIB.

Bersamaan dengan itu, datanglah Herman, Andi Safaro, dan Syamsul (blm tertangkap), menemui korban untuk meminta ikan hasil tangkapannya. Selanjutnya, korban memberikan kepada para pelaku Ikan Duri dan Ikan Cermen yang kecil. Pelaku menolak saat dikasih ikan tersebut, malahan minta ikan yang bagus dan besar. Namun permintaan itu ditolak oleh korban, dikarenakan ikan yang besar akan dibawa pulang kerumah, untuk dikonsumsi bersama keluarganya. Merasa tidak dikasih ikan yang besar, ikan kecil yang semula diberikan Muslayli juga tidak diambil oleh para pelaku, hingga kemudian pelaku meninggalkan Muslayli, yang kemudian pulang kerumahnya.

Sekira pukul 14.00 WIB, Muslayli akan pergi lagi ke laut untuk mencari ikan. Tiba dipelabuhan, dia bertemu dengan 3 orang pelaku yang tadi pagi meminta ikan. Ketiga pelaku menghampiri Muslayli, kemudian mencaci maki dan menghina korban dengan kata-kata kotor yang tak pantas.

Melihat 3 pelaku yang marah, Muslayli kemudian urungkan niatnya pergi melaut dan pulang kerumahnya. Tapi para pelaku mengikuti sampai didepan rumahnya, kemudian langsung memukul dan mengeroyok korban hingga mengalami luka memar dibagian kepala dan sakit dibagian dadanya.

Tak terima dikeroyok, Muslayli kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya tersebut ke Polsek Tempilang, sebagaimana Laporan Polisi Nomor : LP/B-172/VII/2016/Res Babar/Sek Tempilang, tertanggal 27 Juli 2016.

Kapolsek Tempilang IPTU Irwan SH, seizin Kapolres Babar AKBP Daniel Viktor Tobing SIK membenarkan adanya laporan atas kejadian tersebut. Setelah menerima laporan tersebut, anggota Polsek Tempilang kemudian membawa korban ke Puskesmas untuk dilakukan Visum. Sedangkan pelaku yang telah berhasil ditangkap, kini mendekam di Ruang Tahanan Polsek Tempilang untuk proses penyidikan lebih lanjut. Sementara 1 orang pelaku yang belum tertangkap, masih dalam pencarian dan penyelidikan Polsek Tempilang.

Masyarakat Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat memang didominasi oleh berbagai Suku, Ras dan Agama. Karena itu pula, aparat kepolisian setempat selalu mengingatkan dan menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk selalu hidup rukun dan damai, guna mencegah terjadinya keributan antara warga pribumi dan warga pendatang. (Red / Humas Polres Babar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan