PROYEK IRIGASI PERSAWAHAN DI DESA KELAPA DIPERTANYAKAN

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Proyek Pembangunan Irigasi Persawahan di Desa Kelapa, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat kembali dipertanyakan oleh masyarakat sekitar, lantaran kegiatan tersebut dikerjakan tanpa adanya Papan Proyek yang menyajikan informasi lengkap proyek tersebut.

Bacaan Lainnya

Tidak adanya Plang Proyek itu, sehingga setiap warga yang melihat kegiatan tersebut selalu bertanya-tanya tentang kegiatan tersebut.

“sejak awal pelaksanaan kegiatan ini kami juga tidak mengetahui secara pasti, apa nama kegiatannya? Berapa nilainya? Dari mana sumber dananya? Kapan mulai dan berakhir pelaksanaannya? Perusahaan apa pemenangnya? Apa saja kegiatannya? Semua tidak jelas! Jadi, wajar proyek tersebut dipertanyakan dan disebut ‘PROYEK SILUMAN’, karena tidak tahu punya SKPD mana? Apakah dari Kementrian pusat atau Propinsi, atau dari Kabupaten? Karena tidak ada papan proyeknya. Dan lihat saja sendiri, pengerukan saluran air untuk pengairannya sepertinya dikerjakan asal jadi, sehingga kubikasi tanah yang digali patut dipertanyakan, serta pekerjaan saluran air dan juga Bendungan yang baru saja selesai sudah mengalami keretakan, wajar kalau kualitasnya juga dipertanyakan. Bila musim hujan seperti saat ini airnya memang banyak, akan tetapi lihat saja bila musim panas debit airnya pasti tidak mencukupi” kata sumber tersebu, saat menemani wartawan media ini memantau langsung kondisi dilapangan.

Lebih lanjut sumber itu mengatakan, memang ada beberapa unit alat berat (PC) Mini yang bekerja diproyek sawah ini, salah satunya masih saja beraktifitas sekarang. Menurutnya, bila dilihat secara kasat mata pekerjaan tersebut kurang memuaskan, dan patut diduga pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan RAB dan perencanaan.

Informasi lain yang berhasil dihimpun dilapangan, bahwa dana proyek tersebut mencapai milyaran rupiah dan kontraktor bernama Akin dari Pangkalpinang, dan untuk pengawas lapangannya bernama Ardi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait, termasuk dari pihak kontraktor. Upaya konfirmasi yang dilakukan masih belum ditanggapi oleh yang bersangkutan. (Tami)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan