Proyek Pemeliharaan Jembatan Selindung Dipertanyakan

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM – Pangkalpinang

Masyarakat pengguna jalan mempertanyakan pengerjaan paket proyek pemeliharaan jembatan Selindung – Sungailiat. Pasalnya hingga kini belum terlihat sama sekali kegiatan pengerjaan diatas jembatan, sementara bagian trotoar jembatan kondisinya sudah pecah – pecah.

Bacaan Lainnya

Pantauan kabarbangka.com dilokasi, terdapat papan plank proyek pemeliharaan berkala jembatan Selindung. Di papan plang proyek tertera tulisan kontrak pekerjaan pemeliharaan jembatan dimulai 4 Mei 2016 dengan pagu dana Rp 2.234.589.000 yang bersumber dari APBN Murni dan kontraktor pekerjaan PT. BINA MULYA LAMPUNG.

Terkait hal ini kabarbangka.com mencoba menemui Kepala Satker Pelaksana Jalan Nasional wilayah I Provinsi Bangka Belitung yang saat ini dijabat oleh Rusman kantornya, guna konfirmasi seputar kegiatan proyek pemeliharaan berkala jembatan Selindung.

Namun sayangnya, yang bersangkutan (Rusman) justru sedang tidak berada di tempat. Menurut seorang pegawai/stafnya mengatakan jika saat itu pimpinannya (Rusman) sedang keluar.

“Pak Rusman sedang tidak ada di tempat. Beliau kebetulan sedang ada kegiatan di luar daerah,” kata staf itu kepada kabarbangka.com.

Dari penelusuran kabarbangka.com berhasil mendapatkan nomor ponsel
Hendra, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pelaksanaan jembatan Selindung -Sungailiat di satuan kerja (satker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 Provinsi Bangka Belitung.

Lewat ponselnya, Hendra mengatakan kalau pekerjaan proyek itu sudah berlangsung sesuai waktu kontrak pekerjaan dimulai.

“Siapa bilang tidak ada kegiatan pekerjaan,coba lihat ke bawah jembatan setiap hari mereka (pekerja-red) bekerja di bawah jembatan, makanya lain kali kalau lewat jembatan itu tengok aja ke bawah jembatan dan difoto semua pekerjaan mereka,” kata Hendra sedikit keras kepada kabarbangka.com, Jum’at (05/08/2016) sore.

Dia menambahkan, kalau pekerjaan di bawah jembatan itu lebih didahulukan, dikarenakan keadaan kondisi lantainya sudah keropos dan banyak yang retak.

“Kondisi di bawah jembatan itu sudah mengkuatirkan karena sudah keropos dan lantainya sudah pada pecah sehingga bagian itu yang kita dahulukan,”ungkapnya.

Terkait besarnya anggaran untuk pemeliharaan jembatan, Hendra menjelaskan bahwa pekerjaan itu terdiri dari pekerjaan groting, pengecatan dan pengecoran lantai.

“Ini kan proyek pemeliharaan berkala dengan beberapa pekerjaan yang memang agak besar biayanya, seperti groting, pengecatan dan pengecoran lantai bawah jembatan,” bebernya seraya menutup ponselnya. (Romli)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan