Proyek SPAM Rukam Terbengkalai, Kondisinya Memprihatinkan

  • Whatsapp

20160914_111255 20160914_111814

KABARBANGKA.COM — Warga disekitar bangunan Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM), Desa Rukam, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, mengaku heran dengan keberadaan bangunan SPAM yang sudah tiga tahun dibangun, namun warga belum pernah mendapatkan manfaat dari bangunan tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kami heran untuk apa pemerintah menghabiskan uang negara bangun SPAM ini, soalnya dari selesai dibangun tahun 2013 silam belum pernah kami lihat air dari bangunan SPAM ini dialirkan ke masyarakat,” ungkap warga kepada sejumlah wartwan, Rabu (14/09/2016) petang.

Menurutnya, proyek pembuatan Sarana Penyediaan Air Minum (SPAM), di desa Rukam Kecamatan Jebus sangat mengecewakan.

“Sangat disayangkan, proyek pembuatan SPAM yang bernilai ratusan juta , itu tidak difungsikan. Kesannya terbengkalai dan mubazir. Bahkan kondisi bangunannya dibeberapa bagian sudah ambrol termasuk bangunan tempat mesin pompanya juga sudah retak,” ucapnya kesal.

Pantauan wartawan dilokasi, nampak kondisi bangunan SPAM Desa Rukam itu memang terlihat sangat memprihatinkan. Selain halamannya ditumbuhi rumput liar, bangunannya pun terlihat di sudah rusak ambrol dibeberapa bagian, termasuk bangunan tempat pompa mesin air juga sudah pada retak.

Padahal proyek yang dibangun tahun anggaran 2013 ini menggunakan uang rakyat yang tujuannya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih.Tapi miris sekali,hasil infrastruktur yang dibangun malah tidak dapat dinikmati masyarakat yang bermukim di kawasan sekitar, terutama dalam pemenuhan kebutuhan air bersih.

“Semestinya, SPAM itu bisa menjawab sekaligus menjadi solusi bagi warga yang sudah lama mendambakan layanan air bersih. Tetapi sampai sekarang, ratusan Kepala Keluarga (KK) warga yang tinggal di Desa Rukam, ternyata masih harus bersusah payah mengambil air disumur ataupun disungai yang jaraknya lumayan jauh,” ungkap amang Sarden salah seorang tokoh desa Rukam.

Hingga berita ini diturunkan,wartawan media ini masih dalam upaya melakukan konfirmasi ke Perangkat Desa Rukam. (Red / Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan