PT Timah Gelar Pesantren Ramadhan Bagi Pelajar Muntok

  • Whatsapp

Puluhan pelajar setingkat SMA/SMK/MA di Kecamatan Muntok, Bangka Barat, mengikuti kegiatan Pesantren Ramadhan di Masjid Al Huda Peltim Muntok, Sabtu (2/6/2018). Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari ini (Sabtu dan Minggu), mengusung tema “Dengan Semangat Ramadhan Kita Cetak Pemuda Yang Bertakwa Dan Tangguh Menuju Bangka Barat Hebat 2021”.

Bacaan Lainnya

Pesantren Ramadhan ini diselengggarakan oleh PT Timah Tbk melaui Unit Metalurgi Peleburan Timah (Peltim) Muntok, bekerjasama dengan Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Babar, Masjid Al Huda Peltim Muntok, dan Forum Pelajar Muslim (Formus) Babar.

Bapak Wahyu mewakili Unit Metalurgi PT Timah, saat pembukaan menyampaikan bahwa

“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang setiap tahun (bulan ramadhan) telah dilakukan oleh PT Timah bekerjasama dengan Ikadi,” terang Wahyu mewakili Unit Metalurgi PT Timah, dalam sambutannya saat pembukaan.

Ia juga menambahkan agar kegiatan ini tetap terus berjalan dan tentunya memberikan hasil serta manfaat, khususnya bagi pelajar dan umumnya bagi masyarakat.

Sementara Ketua Ikadi Babar, Sudhori, yang juga sebagai penanggungjawab kegiatan menjelaskan dalam sambutannya bahwa kegiatan ini tidak akan terselenggara bila tidak didukung oleh berbagai pihak, terutama PT Timah.

“Kita berharap agar kegiatan ini banyak memberikan manfaat kepada para pelajar dan dapat menumbuhkan semangat berislam dikalangan mereka, tidak hanya selama pesantren ramadhan tetapi setelahnya juga,” jelasnya.

“Selain materi yang disampaikan oleh para narasumber, nantinya juga akan diselingi dengan games dan diisi dengan olahraga memanah,” tambah Sudhori.

Dihari pertama, Sabtu (2/6) materi Pesantren Ramadhan diisi oleh Ketua DPRD Bangka Barat, Hendra Kurniady, SE Ak. Materi yang disampaikan beliau tentang “Pemuda Islam”, yang memang cocok dengan semangat jiwa muda beliau yang menggebu-gebu.

“Beliau menceritakan tentang tokoh pemuda Islam, yakni Muhammad Al Fatih, penakluk Konstantinopel (sekarang Spanyol). Seorang pemuda yang memiliki mimpi dan harapan yang besar untuk kebangkitan Islam setelah runtuhnya Usmani,” tambah Sudhori.

Para pelajar yang mengikuti Pesantren Ramadhan sangat antusias mengikuti materi yang disampaikan oleh narasumber. (Suryan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan