PULUHAN PERSONIL GABUNGAN RAZIA TAMBANG ILEGAL

  • Whatsapp

121020161652

KABARBANGKA.COM — Lebih dari 70 orang personil Tim Gabungan dari TNI, Kepolisian, Satpol PP dan KESBANGPOL Kota Pangkalpinang, menindak tegas tambang ilegal yang menambang disejumlah lokasi di Kota Pangkalpinang, Rabu (12/10/2016) pagi.

Bacaan Lainnya

Sayangnya, tidak ada satu orangpun pemilik TI yang berani muncul saat razia tersebut. Petugas akhirnya membakar dan memusnahkan Ponton TI Rajuk yang menambang timah secara ilegal di Daerah Aliran Sungai (DAS) Rangkui, Kota Pangkalpinang, seperti diwilayah Pangkal Arang dan Ampui, Kecamatan Pangkal Balam, serta Lingkungan Parit 6 Kecamatan Bukit Intan.

“Ini sesuai komitmen bersama melakukan penertiban TI di Kota Pangkalpinang, karena diwilayah Kota Pangkalpinang ini tidak ada wilayah penambangan. Karena tidak ada pemiliknya, jadi peralatannya kita musnahkan,” ungkap Kapolres Pangkalpinang AKBP Heru Budi Prasetyo, melalui Kapolsek Taman Sari AKP Andi Haloho dilokasi razia.

Ditambahkannya, penindakan terhadap tambang ilegal tersebut akan dilaksanakan secara berkelanjutan, dengan pemantauan dari pihak Kepolisian dan Pemkot Pangkalpinang.

“Jika masih ada membandel, akan kita terus lakukan penertiban dan penindakan,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Kasat Pol PP Kota Pangkalpinang, Abdullany SH, bahwa kegiatan penertiban tambang ilegal diwilayah Kota Pangkalpinang ini akan terus dilaksanakan, mengingat Kota Pangkalpinang tidak memiliki wilayah pertambangan.

“Pelaksanaan penertiban itu sendiri dimulai dari bulan Oktober sampai bulan Desember 2016. Untuk bulan Oktober ini sudah 3 kali kita lakukan penertiban TI di Kota Pangkalpinang, yaitu di daerah TPA, Pasir Putih, dan Ampui. Mengenai kapan dan dimana kita akan melakukan kegiatan penertibannya? Itu adalah rahasia tim, jadi semuanya akan kami lakukan secara tiba-tiba. Untuk barang bukti itu sendiri, tidak ada yang bisa diamankan, karena si pemilik TI tersebut tidak berada dilokasi” terang Abdullany.

Abdullany juga menambahkan, kedepannya akan bekerja sama dengan PT Timah, untuk membuat Pos Pantau di lokasi TI Ampui ini. Dia juga berharap kepada warga sekitar lokasi, untuk tidak membekingi tambang ilegal dilokasi tersebut.

Pantauan wartawan dilokasi razia, petugas tidak hanya membakar dan memusnahkan Ponton TI Rajuk dan peralatan tambang, bahkan pondok yang diduga biasa digunakan untuk tempat berkumpulnya para penambang juga turut dimusnahkan. (Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan