RESIDIVIS KAMBUHAN DITANGKAP, 2 PAKET SHABU DIAMANKAN

  • Whatsapp

img-20160909-wa0001 img-20160909-wa0003

KABARBANGKA.COM — POPO SETIA alias POPO (41) warga Kampung Parit 5 Kelurahan Bukit Ketok, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, kembali ditangkap anggota Polsek Belinyu, Kamis (08/09/2016) sekira pukul 02.30 WIB, di Kampung Bukit Dempo, Belinyu.

Bacaan Lainnya

Terduga residivis kambuhan perkara Narkoba tersebut, ditangkap bersama Barang Bukti (BB) 2 paket butiran kristal yang diduga Narkoba jenis Shabu-Shabu, yang disimpan didalam Kotak Korek Api, disaku celana sebelah kiri.

Kanit Reskrim AIPDA Defriyansah, sizin Kapolsek Belinyu KOMPOL Jimmy Kurniawan, dan Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana menuturkan, bahwa penangkapan terhadap POPO yang merupakan Target Operasi (TO) Polsek Belinyu sejak lama, berawal dari informasi masyarakat yang menerangkan bahwa dipondok kebun dekat Kampung Bukit Dempo, akan terjadi transaksi dan pesta Narkoba.

Berbekal informasi tersebut, kemudian anggota Polsek Belinyu yang dipimpin Kanit Reskrim dan Kanit Intelkam Polsek Belinyu melakukan penyelidikan. Setelah mengetahui pondok yang dimaksud, kemudian anggota menyebar disekitar pondok.

Setelah menunggu kurang lebih 30 menit, datang seorang laki-laki dengan menggunakan R2 yamaha xeon warna hitam BN 7238 JV dan berhenti didepan pondok. Melihat hal tersebut kemudian anggota Polsek Belinyu yang sudah siaga dilokasi, langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan.

Dari hasil penggeledahan, tepatnya dikantong jaket bagian kiri, ditemukan kotak korek api yang berisi 2 bungkus plastik bening berisi kristal putih diduga sabu dengan rincian (1 bungkus plastik bening berisi kristal putih diduga sabu dgn tulisan BTK seberat 0,5 Gr dan 1 bungkus plastik bening berisi kristal putih diduga sabu 0,85 Gr dengan total berat kotor 1,35 Gr). Selain itu diamankan juga barang bukti berupa 2 unit handphone merk NOKIA dan G STAR, 1 buah tas kecil warna hitam merk BOIKER, uang tunai Rp. 700.000,- dan 1 buah dompet warna hitam. Selanjutnya, pelaku dan barang bukti langsung dibawa ke Mapolsek Belinyu, untuk proses penyidikan lebih lanjut.

“Dari introgasi awal di TKP, diakui pelaku bahwa barang bukti Narkotika adalah miliknya yang didapatkan dengan cara membeli dari seorang laki-laki yang berada di Kota Pangkalpinang. Pelaku juga merupakan pemain lama dan TO Polsek Belinyu, serta pelaku merupakan residivis perkara penyalahgunaan Narkotika yang tertangkap oleh Polsek Belinyu pada tahun 2007. Pelaku memiliki kedekatan terhadap bandar dan jaringan narkoba yang berada di Kecamatan Belinyu, Kecamatan Sungailiat dan Pangkalpinang”, ungkap AIPDA Defriyansah, Jum’at (09/09/2016) petang.

Sayangnya, kasus dugaan penyalahgunaan (pengedar) Narkoba jenis Shabu-Shabu tersebut tidak bisa lagi dikembangkan oleh petugas, karena informasinya diduga sudah bocor duluan.

“Dari kemarin sudah kami kembangkan, tapi infonya sudah bocor, untuk bnadarnya diduga berada di Pangkalpinang”, pungkasnya. (Purnama/Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan