Restorasi Lahan Eks Tambang Parit Enam, Destana Babel Miliki Program Pentahelic

  • Whatsapp

PANGKALPINANG — Lahan eks tambang di Parit Enam, Kota Pangkalpinang, Destana Babel berencana akan merestorasi lahan tersebut sebagai tempat perkebunan bagi masyarakat.

Dalam mengembangkan lahan eks tambang tersebut, Destana Babel miliki program yang bernama Pentahelic yang mana akan mengajak berbagai elemen masyarakat untuk ikut bergabung dalam program tersebut.

“Rencana kita adalah merestorasi lahan eks tambang parit enam untuk kegiatan Destana. Kegiatan destana ini memang dalam program nasional yang hampir di setiap daerah manapun dan desa manapun, mereka harus membuat program kegiatan lingkungan desa tangguh bencana,” ungkap Deddy Hartady, Ketua Destana Babel. Senin (29/06/2020).

Dikatakannya, bersama dengan komunitas seperti Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat (Hipakad, komunitas Shorgum, serta komunitas lainnya akan gunakan lahan tersebut sebagai budidaya perkebunan tanaman-tanaman yang cepat menghasilkan.

“Jadi untuk lahan ini, pertama kali akan kami gunakan untuk perkebunan budidaya baik shorgum, hidroponik, tanaman-tanaman cepat menghasilkan, sawi, bayam, dan segala macam lainnya. Dan ada juga ide-ide dari teman-teman yang nantinya kolong disini akan kita gunakan sebagai budidaya ikan,” ucap Deddy.

Deddy juga mengajak berbagai elemen masyarakat seperti komunitas masyarakat, akademisi, pebisnis, pemerintah daerah, dan juga media untuk bekerja sama dalam membantu merestorasi lahan eks tambang tersebut.

“Media sangat kami pentingkan disini untuk memberikan edukasi tentang apa – apa yang terjadi sebenarnya pada kegiatan kami ini. Harapan kami, minta tolong kepada media untuk saling bersama-sama dalam program bernama Pentahelic Desa Tangguh Bencana,” ujar Deddy.

Tak luput juga, Ia selaku Ketua Destana Babel meminta dukungan kepada masyarakat agar dapat terealisasikan dengan lancar.

“Dan inilah rencana kami, awal dimulai di Parit Enam yang sebelumnya ada 9 hektar. Yang kondisinya bisa dilihat sendiri. Tapi, tidak masalah bagi kami, dan mohon doa dan kerja samanya,” harapnya.

Selain itu, Sekretaris Daerah Hipakad Provinsi Babel, Roswatini, sangat mendukung program dari Destana Babel tersebut.

“Kita bersepakat untuk kawan-kawan di Hipakad ini sangat antusias pada kegiatan ini. Dan terbukti pada hari ini, ada kawan-kawan mewakili yang lainnya untuk bisa ikut di kegiatan ini,” ucap Roswatini.

Menurut Roswatini, teman-teman Hipakad rencananya akan membantu membuat perkebunan shorgum karena mudab untuk pemasarannya.

“Tadi seperti yang dikatakan Pak Deddy tadi, shorgum di Bangka ini untuk permintaannya luar biasa. Sementara bahan bakunya untuk Hipakad akan mengolah lahan yang kebetulan ada disekitar kawan-kawan. Agar lahan yang tidak bermanfaat bisa menjadi bermanfaat,” jelas Roswatini.

Ia berharap pelajaran yang diterima tidak hanya sekedar teori saja, melainkan bisa dijalankan dan dipraktekkan di lapangan.

“Hari ini kami dengan senang hati ikut serta dari kegiatan Destana. Kami banyak dapat ilmu yang disharing dari Bapak Deddy Shorgum, atau bosnya Shorgum. Mudah-mudahan pelajaran hari ini yang kami terima, tidak hanya teori saja, bisa kami jalankan dan praktekkan,” pungkas Roswatini. (*)


Reporter : Iqbal || Editor : Romlan

Pos terkait