RIMBE MAMBANG UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA DALIL

  • Whatsapp

sengketa-rimbe-mambang

KABARBANGKA.COM — Pemerintah Kabupaten Bangka tidak akan mengambil alih kepemilikan hutan Rimbe Mambang desa Dalil, Kecamatan Bakam yang akan dijadikan sebagai kebun raya.

Bacaan Lainnya

“ Kalau Rimbe Mambang di hibahkan ke Pemerintah Daerah tidak ada aturannya, kalau itu terjadi akan melanggar aturan,” jelas Tarmizi Saat, Bupati Bangka dihadapan perwakilan masyarakat yang kontra terhadap pembangunan kebun raya, Selasa (4/10) di desa Dalil.

Dijelaskannya, lahan yang berada di desa merupakan milik desa, tetap akan dimanfaatkan masyarakat desa Dalil.

Munculnya rencana pembangunan kebun raya di kawasan Rimbe Mambang, karena adanya usulan masyarakat desa Dalil kepada Bupati Bangka.

“ Adanya peluang untuk membangun kebun raya, karena di Bangka tidak ada hutan wisata yang bisa dikelola masyarakat,” jelasnya.

Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Iskandar Zulkarnain, yang dikenal Bupati Bangka Bangka ketika bersama – sama mengikuti pendidikan menyatakan, Rimbe Mambang bisa dijadikan kebun raya seperti halnya kebun Raya Bogor, namun tidak segera bisa diwujudkan karena harus melalui sejumlah tahapan.

Keberadaan kebun raya Rimbe Mambang nantinya tidak akan menghalangi masyarakat untuk mengambil madu dan hasil hutan yang ada di dalamnya, selagi tidak merusak kawasan hutan.

Keberadaan hurtan raya dijaga masyarakat secara bersama – sama, bila masyarakat menginginkan kayu yang ada dapat diambil dengan tidak merusak pohon besar yang menjadi cirri khas kawasan hutan tersebut.

Bila nanti ada restribusi yang dihasilkan dari para pengunjung yang mendatangi kebun raya Rimbe Mambang akan diperuntuukan bagi desa yang dikelalola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Ditegaskan Bupati, pembangunan Rimbe Mambang menjadi kebun raya bukan karena keinginan dirinya, namun merupakan usulan dari masyarakat desa Dalil sendiri.

Pembangunan kebun raya diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Dalil.

Diakui Bupati, sudah membaca surat keberatan dari masyarakat yang kontra dan menjawabnya langsung.

Untuk selanjutnya Bupati juga akan mendengarkan masukan dari masyarakat yang pro terhadap pembangunan kebun raya Rimbe Mambang.

Menurutnya, pro dan kotra dalam kegiatan pembangunan merupakan hal yang biasa, yang akan dicarikan solusi terbaik.

Pertemuan antara Bupati Bangka dengan masyarakat desa Dalil, juga kepala SKPD di lingkungan Pemkab Bangka, Camat Bakam, dan Polsek Bakam.(Rus/Humas)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan