Riza :Sektor Tambang Bisa Saling Melengkapi Sektor Pariwisata

  • Whatsapp

fb_img_1475301109974

KABARBANGKA.COM — Pemerintah Provinsi Bangka Belitung sangat mendukung kegiatan pertambangan yang dilakukan PT Timah.
Demikian dikatakan Dirut PT Timah (persero)Tbk,Moch Riza Pahlevi Thabrani saat menggelar ramah tamah bersama sejumlah awak media bertempat di Griya PT Timah Pangkalpinang,Sabtu(1/10/2016).

Bacaan Lainnya

Menurutnya pemerintah provinsi Bangka Belitung senantiasa memberikan dukungan terhadap kegiatan pertambangan yang dilakukan PT Timah.Namun yang perlu dipikirkan dan dicermati bagaimana kedepannya kegiatan penambangan dapat saling mendukung dan saling melengkapi dengan program pemda di sektor lain.
“Seperti di sektor pariwisata dan perkebunan,”kata Riza.

Dikatakan Riza,bumi Bangka Belitung punya potensi yang luar biasa dari segi ekonomi di sektor penambangan maka sangat disayangkan jika sektor penambangann di stop karena hanya ingin memajukan sektor lain.

“Salah kalau ada yang mengatakan kegiatan penambangan kami berbenturan dengan sektor pariwisata bahakn sebaliknya bisa saling mendukung dan melengkapi,”ungkap mantan Dirkeu PT PGN ini.
Dia mencontohkan pariwiisata yang ada di negera Thailan yang terkenal dengan Phuketnya merupakan progtam pariwisata pasca tambang.

“Jadi penambangan kita sepengetahuan saya itu bukan merusak tempat pariwisata bahkan tempat tempat bekas tambang itu dapat menjadi tempat pariwisata yang menarik setelah pasca tambang nantinya seperti di Thailan dengan tempat wisatanya yang terkenal itu kan tempat bekas penambangan,”bebernya.

Terkait tudingan kegiatan penambangan yang yang merusak kejernihan air laut , dikatakan Riza penambangan yang dilakukan pihaknya saat pencucian dan pengolahan tidak menggunakan chemical tetapi murni air laut.
“Untuk di darat kita menggunakan air yang ada didarat ,jadi sepengetahuan saya hal itu tidak terjadi, “terangnya.

Demikian juga terjait kerusakan kehidupan terumbu karang Riza mengatakan penambangan di laut pihak PT Timah melakukan kegiatannya di kedalaman 40 hingga 50 meter lebih.

“Saya ni Diving yang saya ketahui di kedalaman 30 meter lebih itu tidak ada lagi kehidupan terumbu karang tapi isinya pasir ,jadi penambangan kita tidak ada sama sekali merusak terumbu karang,”pungkasnya. (Romli)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan