RUDIANTO TJEN SEBUT KEBUN SAWITNYA PUNYA SURAT

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Rudianto Tjen, membantah romor yang menyatakan dirinya memiliki 300 hektar kebun sawit tanpa izin, di Desa Bukit Layang, Kecamatan Bakam. Dia menyebutkan, perkebunan sawit yang dimilikinya ada surat-suratnya, dan luas semuanya tidak sampai 200 hektar.

Bacaan Lainnya

“Semuanya ada surat-suratnya dan luasnya belum 200 bos,” tulisnya via Pesan Singkat (SMS), ketika dihubungi wartawan media ini, Sabtu (11/03/2017) kemarin. (Rml)

Namun Rudianto Tjen tidak memberikan jawaban yang jelas, ketika disinggung perihal surat-surat yang dimaksud olehnya. Apakah itu surat-surat itu merupakan surat penguasaan lahan? Atau merupakan perizinan sebagaimana aturan yang berlaku?

Terungkapnya dugaan perkebunan kelapa sawit tanpa izin tersebut, disampaikan oleh Andrey, Kades Bukit Layang. Menurut Andrey, dari beberpa pengusaha yang memiliki kebun kelapa sawit di Desa Bukit Layang yang belum memiliki Izin diantaranya, Rudianto Tjen yang merupakan anggota DPR RI dengan luasan kurang lebih 300 hektar, Buyung warga Segambir dengan perkiraan luar mencapai 80 hektar, dan Amin Taksi dengan perkiraan luas lebih dari 100 hektar.

“Untuk PT SUN (Sumber Utama Nabati) atas nama pemilik Kebun, Ahap, warga Baturusa, dari data yang kita peroleh luas kebunnya 300 lebih hektar, dan yang memilki izin baru seluas 150 hektar, dan selebihnya belum juga mempunyai izin,” jelas Andrey.

Hal senada juga dikatakan Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, Dan Peternakan Kabupaten Bangka, Kemas Arfani Rahman, melalui Kabid Perkebunan, Subhan Ibrahim. Menurut Subhan, sebagian besar kegiatan perkebunan kelapa sawit di Desa Bukit Layang itu, memang tidak memiliki izin. (Rml)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan