RZ DIDUGA CURI HP PEMILIK TOKO, DENGAN BERPURA-PURA BELANJA

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Dua Residivis kasus pencurian kendaraan bermotor kembali diringkus aparat Kepolisian. Salah satunya pun harus lebih dahulu menerima bogem mentah dari massa di Sungailiat, usai mencuri pada salah satu toko di Jalur 2 Sungailiat. Pelaku yang berasal dari Provinsi Sumsel dan Provinsi Jambi tersebut, diduga terlibat pencurian pada beberapa Tempat Kejadian Perkara (TKP) diwilayah hukum Polres Bangka.

Bacaan Lainnya

Informasi yang diterima wartawan, pelaku yang pertama kali tertangkap adalah Rz (27) warga asal Jambi yang beberapa tahun belakangan tinggal di Kacang Pedang, Pangkalpinang. Rz juga pernah mendekam di penjara 2 tahun 6 bulan untuk kasus curanmor di Pangkalpinang, dalam aksinya mencuri di toko sekitar pukul 09.00 WIB tadi pagi.

Ia menggunakan motor Yamaha Vega R hitam-merah BN 7196 JG, ‎sempat berpura-pura belanja disalah satu toko pada Jalan Jenderal Ahmad Yani Jalur 2 Sungailiat. Ketika pemilik toko lengah, ia mengambil laptop dan ponsel lalu kabur. Namun pemilik toko sadar lalu meneriakkan Rz yang berusaha kabur menggunakan sepeda motornya.

Ia kemudian dikejar warga yang ada di sekitar lokasi, hingga kemudian karena mengendarai tanpa terkontrol dan akhirnya terjatuh di seputaran simpang Jalan Pramuka, tidak jauh dari perumahan Pepabri Sungailiat. Alhasil, Rz menjadi bulan-bulanan warga dan mendapat bogem mentah. Rz juga sempat diikat pakai tali oleh warga agar tak bisa melarikan diri lagi, hingga akhirnya diamankan pihak kepolisian.

Kepada wartawan Rz mengaku pagi kemarin ke Sungailiat untuk jalan-jalan, lalu kemudian timbul keinginan untuk mencuri. Ia sehari-hari bekerja sebagai pedagang dan sempat ke Pemali untuk wisata ke Air Panas Pemali. Di Pemali ia bersama rekannya, Hen (28)‎ sempat mengambil dompet dari salah satu jok motor pengunjung‎.

“Sebenernya cuma main ke Sungailiat, tapi spontan aja ambil barangnya itu pas lihat ada kesempatan saya ambil,” kata Rz yang biasa berdagang es buah ini.

Dari keterangan Rz yang mengaku bersama Hen dalam aksi di TKP lainnya, tim Buser Polres Bangka kemudian memburu rekannya.‎ Hen kemudian diringkus saat sedang berada di kostan temannya di Pangkalpinang. Hen yang asli Ogan Ilir Sumatera Selatan ini biasa menjadi tukang parkir di Pasar Pangkalpinang, dan tinggal juga di kediaman keluarganya pada perumahan Rusunawa Pangkalpinang.

Keduanya saat ini sudah digelandang ke Mapolres Bangka bersama barang bukti antara lain 5 unit ponsel, 1 unit laptop, 1 unit dompet dan 1 buah tas. Selain itu diamankan juga barang bukti berupa STNK, ATM BRI hasil jambretan serta 2 unit sepeda motor. Keduanya diduga terlibat dalam aksi pencurian pada 3 TKP di wilayah hukum Polres Bangka.

Kabag Ops Polres Bangka Kompol S. Sophian mengatakan, keduanya diamankan dalam waktu dan tempat berbeda. Kronologis kejadian penangkapan bermula pelaku Reza berpura-pura membeli bibit pertanian di salah satu toko Jalur Dua Sungailiat hingga saat korban lengah pelaku mengambil sebuah ponsel.

“Pelaku mengambil hp saat korban lengah. Lalu korb‎an menjerit dan dikerjar warga. Beberapa ratus meter pelaku kabur lalu jatuh hingga kemudian diamankan warga. Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukum 5 sampai 9 tahun penjara,” sebut Kabag Ops. (Red/Tim).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan