SAKSI PULANG, SIDANG BERLIN DITUNDA

  • Whatsapp

20161018_154057

KABARBANGKA.COM — Sidang agenda pemeriksaan saksi Simonchang, dalam perkara kasus kepemilikan timah ilegal dengan terdakwa Berlin yang rencananya digelar di PN Sungailiat, Selasa (18/10/2016) terpaksa ditunda minggu depan.

Bacaan Lainnya

Penundaan diputuskan oleh majelis hakim yang diketuai Oloan Exodus dengan anggota Jhon Paul dan Derit lantaran JPU dari kejati Babel,Yudi tidak dapat menghadirkan saksi yang bernama Simonchang.

Pantauan media ini, di ruang persidangan sekitar pukul 15.15 WIB nampak majelis hakim dan JPU dari kejati Babel sedang menunggu kedatangan terdakwa kasus kepemilikan timah ilegal yakni Berlin. Selang 10 menit terlihat terdakwa Berlin turun dari mobil pribadinya langsung menuju ruang sidang di mana majelis hakim dan JPU sedang menunggu dirinya, dengan ditemani seorang laki laki. Sesampainya di kursi pesakitan Majelis hakim pun langsung mengetuk palu menyatakan sidang ditunda minggu depan.

“Sidang ditunda minggu depan,”kata Oloan singkat seraya mengetuk palunya di meja.

Berlin sempat sumringah ketika berlalu di hadapan wartawan tanpa sepatah kata pun yang keluar dari mulutnya. Dia pun segera menaiki mobilnya dan pergi meninggalkan gedung PN Sungailiat.

Melihat pemandangan seperti itu, salah seorang pengunjung sidang sempat nyeletuk ke awak media.

“Enak betul si Berlin ini, jadi terdakwa tapi kok malah hakim dan jaksanya yang harus menunggu diruang persidangan, baru kali ini aku lihat, biasanya si terdakwa yang menunggu kapan sidang dimulai,” ungkap salah seorang pengunjung sidang.

Diketahui status tahanan Terdakwa Berlin sejak ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Babel, beberapa waktu lalu, Berlin menjalani tahanan di rumah pribadinya dan status tahanan rumahpun berlanjut, ketika wewenang penanganan perkara berpindah ke Jaksa (JPU) Kejati Babel, status penahanan rumah inipun terus berlanjut ketika perkara dilimpahkan jaksa ke pengadilan, Tanggal 20 September 2016 lalu. Hakim PN Sungailiat menetapkan Berlin sebagai tahanan rumah.

Perkara kasus kepemilikan timah ilegal ini bermula saat pengeledahan gudang Berlin di jalan Sam Ratulangi dan Kudai Selatan Sungailiat Bangka, Senin (25/4/2016) silam oleh Tim Subdit Tipiter Ditkrimsus Polda Babel dan berhasil mengamankan ratusan kampil yang berisi pasir timah.

Timah itu kemudian disita karena Berlin si pemilik barang tidak dapat menunjukan surat atau dokumen kepemilikan hasil tambang yang dimaksud. (Rml)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan