SALAH PAHAM BERAKHIR DI KANTOR POLISI

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Diduga akibat kesalahpahaman, Renaldi Parman (21), seorang buruh harian, warga Kampung Tanjung, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Muntok, harus berurusan dengan pihak berwajib.

Bacaan Lainnya

Renaldi diringkus aparat Reskrim Polsek Muntok berdasarkan laporan Arpandi alias Arfa (17), seorang buruh harian yang juga masih tetangga sekampung dengan terlapor. Kepada polisi, Arfa mengaku telah dianiaya oleh terlapor.

Menurut laporan korban kepada pihak kepolisian, penganiayaan terhadap dirinya terjadi pada Minggu sore (16/04) yang lalu, di pinggir pantai Batu Rakit, Kelurahan Tanjung, Muntok.

Menurut Kapolsek Muntok IPTU Candra Wijaya SH.MH, Kamis (27/04/2017), diduga motif penganiayaan ini adalah kesalahpahaman.

“Pelaku saat ini masih kita mintai keterangan, diduga motif pelaku karena kesalah pahaman” jelasnya, seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Hendro Kusmayadi. (Nop)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan