Sekali Caplok, Empat Pengedar Sabu Berhasil Diringkus Sat Narkoba Polres Babar

  • Whatsapp
Salah seorang dari empat tersangka pengedar sabu yang berhasil diamankan Tim Hanoman Polres Bangka Barat pada Selasa ( 17/11 ) di wilayah Kecamatan Simpang Teritip. Foto: Humas Polres Bangka Barat.

BANGKA BARAT — Berawal dari pengangkapan seorang pria bernama SU alias IN di rumah kontrakan Desa Simpang Gong, Kecamatan Simpang Teritip pada Selasa ( 17/11/2020 ). Pria ini diduga melakukan transaksi narkoba jenis sabu. Tim Hanoman Polres Bangka Barat melakukan pengembangan dan berhasil meringkus tiga orang lainnya yang terlibat transaksi tersebut.

Kasat Narkoba Polres Bangka Barat, IPTU Umar Dani membeberkan, empat tersangka yaitu, SU alias IN ( 40 ), warga Desa Pelangas, DE alias TO ( 34 ), warga Dusun Keranji, AL alias BA, warga Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Bangka Selatan dan WI, warga Dusun Keranji Desa Rambat, asal LR Kelinci II, RT 013/004 ,Kelurahan Talang Putri, Kecamatan Plaju, Sumatera Selatan.


” Dari penggeledahan SU alias IN, petugas menemukan satu buah bong atau alat hisap sabu dalam jaket yang sedang dipakainya. Menurut pengakuannya, dia mau makai sabu dengan temannya yang bernama DE,” jelas Umar Dani, Minggu ( 22/11 ).

Setelah mengantongi informasi tersebut, Tim Hanoman juga berhasil meringkus DE alias TO yang membawa satu bungkus plastik bening yang diduga berisi sabu.

” Introgasi di TKP, DE mengaku mendapatkan sabu dari BA melalui istrinya yang bernama WI beralamat di Dusun Keranji, Desa Rambat. DE membayar 500 ribu kepada WI,” jelas Umar.

Polisi pun menggeruduk kediaman mertua BA di Dusun Keranji. Penggeledahan dilakukan disaksikan perangkat desa setempat. BA yang sedang tidur dirumah mertuanya bersama istrinya WI akhirnya mengakui telah menjual sabu kepada DE.

” Dan hasil penggeledahan di kamar tempat tidur saudara BA ditemukan uang sebesar Rp. 500.000 hasil menjual sabu – sabu dan beberapa barang bukti lainnya yang berkaitan langsung dengan peristiwa terjadinya peredaran narkotika diduga jenis sabu – sabu. Dari keempat tersangka yang diamankan, kami menyita sabu – sabu total berat bruto 0,19 gram,” imbuh Umar.

Sejumlah barang bukti lain juga ikut diamankan, diantaranya, tiga handphone, uang tunai Rp. 500.000, satu alat hisap sabu, satu kaca pirex, sehelai jaket dan satu unit sepeda motor Honda Revo warna hitam tanpa nopol.

” Kami akan terus mengembangkan kasus tersebut untuk menangkap bandar besar narkoba yang memasok barang haram ke Bangka Barat,” pungkas Umar Dani. ( SK )

Pos terkait