SEKDA BANGKA PIMPIN RAPAT RELOKASI SDN 6 DENIANG

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangka, H. Fery Insani memimpin rapat rencana relokasi SDN 6 Deniang, Kecamatan Riausilip, yang akan dipindahkan dikarenakan setiap musim penghujan terkena banjir dan menganggu aktifitas belajar mengajar di sekolah tersebut, Rabu (18/1/2017) di ruang pertemuan Kantor Kepala Desa Deniang.

Bacaan Lainnya

Sekda Bangka dalam sambutannya mengatakan, bahwa rencana relokasi SDN 6 Deniang sudah sejak lama akan dilakukan karena anggaran sudah tersedia namun masih terkendala oleh lahan yang mana awalnya akan dibangun di tanah PT Timah, eks Stasiun 13 Deniang. Pihak Pemda Bangka sudah beberapa kali menyurati PT Timah untuk proses hibah tanah tersebut namun tidak mendapat respon dikarenakan PT Timah tidak bisa lagi melakukan hibah atas aset miliknya.

‘’Kemudian dari pihak desa mengusulkan lahan lapangan bola di samping kantor desa yang akan dijadikan tempat relokasi SDN 6. Untuk itu, pada hari ini kita mengumpulkan masyarakat agar mengetahui secara jelas relokasi dan mendengarkan aspirasi masyarakat menyetujui atau tidak lapangan bola dijadikan SDN 6 Deniang,’’ungkap Sekda Bangka.

Dikatakan Sekda Bangka lagi, pilihan lahan untuk SDN 6 Deniang di samping kantor desa dikarenakan paling refresentatif yang masih berada di jalan protocol Sungailiat Belinyu namun tidak berada di pinggir jalan dan cukup aman bagi anak-anak dari kecelakaan lalu-lintas.

Untuk lahan SDN 6 yang lama nantinya akan dijadikan pasar desa yang mekanismenya akan akan dihibahkan oleh Pemda Bangka ke pihak desa yang akan mengelolanya dan untuk lapangan bola yang akan dijadikan SDN 6 Deniang juga akan dihibahkan dari masyarakat ke Pemda Bangka.

‘’Pak Bupati Bangka sudah menyetujui rencana tersebut yang terpenting tidak ada masalah dan untuk itulah kita meminta masyarakat mendukung pembangunan SDN 6 Deniang di Lapangan Bola tersebu,’’harap Sekda Bangka.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka, H. Padli, dalam sambutannya mengatakan, pertemuan membahas relokasi tersebut sudah dilalukan sebanyak 4 kali dan pihaknya sudah menyurati PT Timah namun belum ada jawaban.

Untuk itulah, lokasi baru yang didapat yakni di samping kantor desa harus cepat ditanggapi dikarenakan kondisi SDN 6 Deniang sudah tidak refresentatif lagi terutama di musim penghujan yang selalu mengalami kebanjiran dan memang kalau terus dibiarkan lama kelamaan sekolah tersebut tergerus air dan akan menyebabkan sekolah tersebut roboh.

‘’Kita sudah menganggarkan untuk pembangunan sekolah tersebut akan kalau masyarakat setuju tahun ini akan dibangun dan tahun depan para anak didik sudah bisa bersekolah di tempat baru dengan fasilitas 6 lokal, ruang guru, WC, dan perpustakaan,’’jelas Padli.

Dalam rapat tersebut yang dihadiri juga oleh Camat Riausilip, Kepala Desa Deniang, Babinkamtibmas, Kabid Aset, Bappeda, serta masyarakat Desa Deniang akhirnya disepakati bahwa lapangan bola tersebut akan dijadikan SDN 6 Deniang setelah melalui diskusi dan tanya jawab.

‘’Kita sangat mendukung relokasi ini demi kemajuan dunia pendidikan dan berharap aktifitas belajar mengajar bisa berlangsung dengan baik,’’ujar Kades Deniang, Yuliarno. (Edo/Humas)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan