SENGKETA LAHAN: “MIRADA MENGAKU DIANCAM”

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Perkembangan sengketa lahan antara pihak ahli waris keluarga dari Almarhum H. Fadly Alkodrie dan H. Burhet, masih mengepulkan aroma pertikaian.

Bacaan Lainnya

Kali ini giliran Mirada, sebagai salah seorang ahli waris yang mengaku mendapatkan kalimat ancaman dari seseorang, yang disampaikan via temannya, Kurnia, dirumahnya.

“Iya, jadi Burhet cari-cari saya ke rumah, setelah ada berita itu kemarin, dan menemui istri saya. Dia nanya saya suka ada dimana? Dijawab oleh istri saya, bahwa saya sering ke rumah kawan saya yang bernama, Kurnia,” ujar Mirada via sambungan seluler, Selasa (28/02/2017) malam.

Kemudian setelah mendapatkan keterangan dari istri Mirada, maka Burhet menemui Kurnia dirumahnya, dan pada saat itulah diduga ada kalimat pengancaman yang terlontar dari mulut Haji Burhet.

“Kalau menurut keterangan Kurnia, dia sempat bilang akan mengerahkan sejumlah preman pasar untuk mencari saya, dan kalau perlu akan panggil polisi,” kata Mirada.

Menurutnya, bahwa dalam kasus ini dia dan ahli waris lainnya hanya menuntut haknya yang telah dirampas oleh Haji Burhet, dengan memalsukan kata-kata hibah di Surat Pelepasan Hak yang sebenarnya justru tidak ada kata-kata tersebut.

“Ya, kan bisa dilihat, kalau dia bilang ada hibah dari orangtua saya (Almarhum Haji Fadly Alkodrie) mana buktinya,” tanya Mirada.

Mirada menambahkan, Burhet juga sempat mengatakan pada Kurnia, bahwa Burhet bersedia mengeluarkan uang sejumlah 50 juta untuk ahli waris agar kasus ini tidak berlarut-larut menjadi polemik berkepanjangan.

“Ada dia katakan, bahwa bersedia keluarkan uang Rp 50 juta agar sengketa ini tidak jadi panjang,” pungkasnya. (LH)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan