Sepakat Berdamai, Abdul Nasir Bersedia Memperbaiki Mobil Korban

  • Whatsapp
Mobil Nissan Ford yang dikendarai Abdul Nasir

KABARBANGKA.COM, BANGKA — Para pihak yang terlibat kecelakaan beruntun di Jalan KH. Agus Salim Desa Air Ruai, Kecamatan Pemali, Kamis (28/06/2018) pagi, sepakat berdamai dan menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan.

Laka Lantas yang melibatkan mobil Nissan Ford warna silver BN 1583 QP yang dikendarai Abdul Nasir ( 56) warga Sungailiat, mobil Mitsubishi Strada warna merah BN 8260 QR yang dikendarai oleh H. Suhardi ( 57) warga Desa Puding Besar, dan Mobil Patroli Polsek Pemali yang dikendarai Kasi Umum Polsek Pemali, Bripka Arif Pribadi.

Bacaan Lainnya

Mediasi tersebut dihadapan Penyidik Pembantu Unit Laka Satlantas Polres Bangka yang berada dibelakang Polsek Sungailiat, Kamis petang.

Hasil mediasi tersebut, seluruh pihak bersepakat menempuh jalan kekeluargaan dengan point Abdul Nasir yang berprofesi sebagai karyawan swasta (Personalia / Humas PT. Gunung Maras Lestari), bersedia bertanggungjawab mengganti seluruh kerugian yang disebabkan oleh kejadian Laka Lantas tersebut.

” Kita Bertanggungjawab lah pak, memperbaiki mobil kita, mobil kepolisian dan mobil teman kita satu lagi,” kata Abdul Nasir di Kantor Unit Laka Satlantas Polres Bangka, Kamis petang.

Untuk mediasi lanjutan yang akan mereka lakukan, Abdul Nasir belum dapat memastikan. Hal itu lantaran dirinya masih menunggu Kasat Lantas Polres Bangka yang belum hadir, untuk memberikan penjelasan hasil mediasi tersebut di Ruang Penyidik Unit Laka.

” Saya belum dapat memastikan, ini kan saya masih menunggu untuk memberikan penjelasan langsung dengan pak Kasat Lantas karena dia mau mendengarkan langsung,” tambah Abdul Nasir.

Dengan kesepakatan tersebut, pihak H. Suhardi menyatakan tidak berkeberatan menyelesaikan perkara ini dengan jalan kekeluargaan.

” Dia bertanggung jawab, untuk mengganti, dan itu kan mobil PT. Tadi kan dia suda telfon pak Ramli Sutanegara pemilik PT. GML, jadi mengganti mobil kite same mobil polisi, jadi kami dak keberatan,” kata Suhardi.

Sedangkan dari pihak Polsek Pemali, kedua belah pihak bersepakat pula untuk tidak melanjutkan perkara hukum terkait kejadian ini. (Ikrar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan