SIDANG PUTUSAN ABANG FAISAL DITUNDA TAHUN DEPAN

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Sidang putusan perkara dugaan korupsi proyek Kegiatan Home Stay Fair Muntok 2015, dengan terdakwa Abang Faisal, terus bergulir di Pengadilan Tipikor Pangkalpinang, yang dijadwalkan hari ini, Senin (19/12/2016) siang, terpaksa ditunda. Penundaan sidang putusan perkara dugaan korupsi tersebut, lantaran majelis hakim Pengadilan Tipikor Pangkalpinang yang memeriksa dan mengadili perkara dimaksud belum siap dengan keputusannya.

Bacaan Lainnya

”Karena satu dan lain hal, putusan belum bisa dibacakan hari ini. Sidang ditunda 2 pekan kedepan, yakni tanggal 3 januari 2017” kata Ketua Majelis Hakim Setyanto Hermawan SH MHum, pada persidangan di PN Tipikor Pangkalpinang, Senin (19/12/2016) siang.

Terpantau media ini,sedikitnya ada sekitar puluhan pengunjung sidang dari pihak keluarga dan kerabat terdakwa memenuhi ruang sidang garuda PN Tipikor Pangkalpinang guna mengikuti jalannya sidang putusan terdakwa Abang Faisal.

Dalam perkara kasus tipikor proyek kegiatan Home Stay Fair Muntok 2015, terdakwa Abang Faisal awalnya diduga telah melakukan penyelewengan terhadap dana bantuan Corporate Social Responsibility (CSR), yang disalurkan PT Timah Tbk kepada pihak Asosiasi Home Stay Bangka Barat Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp 500 juta.

Dimana sebelumnya, ia dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), dengan hukuman akumulatif selama 10 tahun penjara. Dengan rincian, penjara badan selama 6 tahun, 6 bulan kurungan penjara, dan pidana denda sebesar Rp 200 juta, Subsidair 3 bulan penjara, dengan perintah agar terdakwa segera ditahan. Selain itu, JPU pun mewajibkan terdakwa Abang Faisal, untuk membayar uang pengganti terkait perkara yang menjeratnya, sebesar Rp 483.100.000, paling lama dalam waktu 1 bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap. Sebaliknya jika terdakwa tidak membayar, maka harta bendanya disita dan dilelang untuk mengganti uang pengganti tersebut dengaN ketentuan apabila terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi, maka dipidana dengan pidana penjara selama 3 tahun dan 3 bulan. (Rml)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan