Stock Beras Diperkirakan Cukup Penuhi Kebutuhan Masyarakat Pangkalpinang

  • Whatsapp

KABARBANGKA. COM—— Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UMKM Kota Pangkalpinang, Akhmad Subekti mengatakan untuk stock beras yang ada di distributor saat ini diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

” Secara keseluruhan jumlah stock beras di distributor yang biasa mendistribusikan beras ke kita ada sekitar 2.126 Ton, jadi dengan daya konsumsi masyarakat yang stabil maka persedian yang kita miliki cukup untuk memenuhinya, ” ungkap Sebekti kepada wartawan, selasa lalu.

Bacaan Lainnya

Kemudian Pria Kelahiran Pangkalpinang 26 maret 1966 ini menyebutkan Kementerian Perdagangan telah menetapkan HET beras berdasarkan wilayahnya pada 24 Agustus lalu dan daerah Kepulauan Babel masuk wilayah Sumatera dengan harga untuk beras medium Rp9.950/kg dan premium Rp13.300/kg.

” Jadi dengan keluarnya regulasi ini beras tidak boleh dijual dengan harga yang melebih Het, apabila ada oknum yang bandel tidak menerapkan kebijakan tersebut, tentu akan kami tindak tegas, ” jelas ayah tiga orang anak ini kepada wartawan.

Lebih lanjut suami dari Rini Purbani mengatakan sebelum melakukan penindakan tentu jalur preventif akan dilaksanakan terlebih dahulu sebagai langkah pencegahan sehingga tidak ada oknum yang melanggar kebijakan tersebut.

” Namun dalam hal ini kami tidak bisa bekerja sendiri dan harus berkoordinasi dengan satgas pangan dan disperindag provinsi agar hasil yang didapatkan maksimal. Dan untuk pengawasan sendiri dilaksanakan secara terjadwal dan sponitas ,” ungkapnya.

Lelaki yang aktif berorganisasi dan hobi olahraga ini mengatakan saat melaksanakan peninjauan lapangan beberapa waktu lalu, pihaknya berhasil menampung keluhan distributor yang merasa kesulitan dalam menentukan beras kualitas medium dan premium.

” Distributor kita kekurangan tenaga ahli,  jadi mereka kesulitan dalam menentukan kualitas beras. Namun untuk mengatasi hal tersebut disperindag provinsi dalam waktu dekat akan memanggil seluruh distributor beras di babel untuk mencarikan solusi permasalahan ini,” pungkasnya.

Reporter : Eko Septianto Rasyim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan